Rachel Allessya Rose/Febi Setianngrum (Foto djarumbadminton.com)
MENJUAL
HARAPAN – Perjuangan
ganda putri Indonesia, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, di ajang Japan
Open 2026 harus berakhir prematur. Langkah
mereka langsung terganjal di babak pertama setelah takluk dari unggulan kedua
asal China, Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian, melalui drama rubber game yang menguras fisik dan mental.
Bertanding
di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Tokyo, Jepang, pada Rabu (15/7.2026),
Rachel/Febi menyerah dengan skor akhir 11-21, 21-19, 14-21 dalam laga sengit
berdurasi 62 menit.
Evaluasi dan Keterlambatan Antisipasi
Taktik
Usai
pertandingan, Rachel Allessya Rose tidak bisa menyembunyikan rasa kecewanya
atas performa mereka yang dinilai kurang optimal dan diwarnai banyak kesalahan
sendiri.
"Permainan
hari ini banyak kurang puasnya, harusnya bisa lebih baik. Banyak kesalahan
sendiri, banyak tidak tenangnya," ungkap Rachel secara terbuka melalui
keterangan resmi Humas dan Media PP PBSI
yang dikutip djarumbadminton.com (15/7/2026).
Lebih
lanjut, Rachel menyoroti adanya perubahan strategi yang signifikan dari
Jia/Zhang jika dibandingkan dengan pertemuan terakhir mereka di semifinal
Australian Badminton Open 2026. Pasangan
China tersebut tampil lebih menekan sejak awal.
"Mereka
kali ini tampil lebih agresif dengan lebih sering melancarkan serangan dan
mengurangi permainan bertahan melalui reli-reli panjang. Itu yang terlambat kami sadari dan menjadi
kesalahan," tambah Rachel mengevaluasi jalannya pertandingan.
Kehilangan Konsistensi di Gim Penentu
Senada
dengan rekannya, Febi Setianingrum memaparkan bahwa mereka sebenarnya sempat
menemukan formula yang tepat untuk meredam agresivitas lawan pada gim kedua. Dengan mengubah pola permainan menjadi lebih berani
memegang area depan dan menghindari bola-bola melambung, Rachel/Febi sukses
mencuri gim kedua.
Sayangnya,
momentum kebangkitan tersebut gagal dipertahankan pada gim penutupan. "Tapi di gim ketiga kami kurang konsisten
dengan pola tersebut," jelas Febi.
Sektor Ganda Putri Indonesia Tersisa
Satu Wakil
Hasil minor
ini kian menipiskan amunisi "Merah Putih" di sektor ganda putri
turnamen BWF World Tour Super 750 ini.
Mengingat sebelumnya pasangan Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva
Ramadhanti juga sudah lebih dulu angkat koper di babak pertama, kini harapan
Indonesia tersampir sepenuhnya di pundak Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias
Puspitasari.
Febriana/Meilysa
sendiri untungnya sudah mengamankan tiket ke babak delapan besar. Kepastian ini didapat setelah lawan mereka di babak
16 besar, unggulan China Liu Sheng Shu/Tan Ning, memutuskan mundur (WD) akibat
cedera.
Misi Balas Dendam Instan di China Open
2026
Tidak ada
waktu bagi Rachel/Febi untuk meratap.
Mereka langsung mengalihkan fokus penuh ke turnamen berikutnya, China Open
2026, yang akan digelar di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, pada
21–26 Juli mendatang.
Menariknya,
berdasarkan hasil undian sementara, takdir langsung mempertemukan kembali
Rachel/Febi dengan Jia/Zhang di babak 32 besar.
Laga ini tentu menjadi kesempatan emas bagi wakil Indonesia untuk langsung
membalas kekalahan.
"Harus
disiapkan lagi ketenangannya, fokusnya ditingkatkan sejak awal dan konsisten
dengan penerapan pola yang diinginkan," pungkas Febi menegaskan
kesiapannya menjelang turnamen di China.
(S_267)
Sumber Berita: djarumbadminton.com "Japan Open 2026 - Rachel/Febi Gagal Redam Jia/Zhang" (diakses, 15/7/2026)
Ikuti artikel lainnya disini
Komentar