| Moh. Zaki Ubaidillah (foto dok djarumbadminton.com) |
MENJUAL
HARAPAN — Garis nasib
membawa berkah bagi tunggal putra muda Indonesia, Moh. Zaki Ubaidillah. Sempat tertahan di daftar tunggu, pebulu tangkis yang
akrab disapa Ubed ini dipastikan menembus babak utama ajang bergengsi BWF World
Tour Super 750, Japan Open 2026, yang akan bergulir di Tokyo, 14–19 Juli
mendatang.
Status Ubed
awalnya hanyalah pemain cadangan kedua.
Namun, badai mundurnya sejumlah pemain top dunia, termasuk bintang India H.S.
Prannoy dan Victor Lai, membuka jalan lapang bagi pemain kelahiran Sampang,
Madura ini untuk terbang ke "Negeri Sakura".
"Iya
sebenarnya, karena kan sebelumnya reserve dua. Saya lihat minggu kemarin Prannoy withdraw (mundur), terus
ada lagi Victor kemarin withdraw.
Ya mungkin sudah rezeki Japan Open," ungkap Ubed dengan nada syukur,
seperti dilansir dari Antara,
Rabu (8/7).
Mendapat durian
runtuh, Ubed emoh sekadar lewat. Ia
langsung mematok target tinggi: menembus babak delapan besar. Sebuah target yang berani mengingat ia akan langsung
diuji oleh pilar Denmark, Rasmus Gemke, di babak pertama.
"Harus fokus
pada laga pertama dulu, tak mudah juga.
Setelah itu, kalau menang berpotensi bertemu Antonsen (Anders Antonsen) atau
Toma Junior Popov," cetus Ubed memetakan jalur terjalnya.
Menjinakkan Emosi, Mempertebal Pikir
Sebagai salah
satu pemain paling belia di panggung senior, Ubed mengaku gairah bertandingnya
sedang meluap-luap. Kendati demikian, ia
sadar betul bahwa bertarung di level elite bukan sekadar adu otot dan teknik,
melainkan perang urat saraf.
Penyakit utama
yang kerap menjegal langkahnya adalah mengendalikan emosi ketika posisi sudah
unggul. Hal inilah yang menjadi catatan
khusus tim pelatih, baik dari aspek fisik maupun kesiapan mental.
"Pemain muda
ambisinya kan tinggi banget, semangatnya ada banget. Ya pastinya saya terus
belajar di situ sama pemain-pemain senior," tutur Ubed. "Kalau lawan senior tuh di pikirannya sih
yang harus lebih kuat lagi. (Harus bisa) membaca permainan dan tidak mudah
masuk dalam pola lawan."
Kekuatan Penuh Skuad Merah Putih di Tokyo
Di sektor tunggal
putra, Ubed akan bahu-membahu bersama sang senior Jonatan Christie dan jawara
Australian Open 2026, Alwi Farhan.
Sementara dari sektor lain, Indonesia juga mengirimkan barisan pemain
terbaiknya untuk menggempur Tokyo Metropolitan Gymnasium.
Berikut adalah peta kekuatan penuh skuad Indonesia di Japan Open 2026:
- Tunggal Putra: Jonatan Christie, Alwi Farhan, Moh. Zaki Ubaidillah.
- Tunggal Putri: Putri Kusuma Wardani (wakil tunggal).
- Ganda Putra: Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.
- Ganda Putri: Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum.
- Ganda Campuran: Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah.
Berbekal
perpaduan pemain senior yang matang dan darah muda yang ambisius seperti Ubed,
Indonesia punya modal lebih dari cukup untuk membawa pulang gelar dari Tokyo. (S_267)
Sumber: djarumbadminton.com "Japan Open 2026 - Ubed Incar Delapan Besar"
Baca juga:
Alwi Farhan: Lepas Label 'Sungkan' demi Taklukkan Super 750 di Japan Open 2026
Pasca-BAJC 2026: Fardhan Joe dan Maharishiel Amankan Langkah Awal di Tangerang Selatan
Komentar