Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri (foto djarumbadminton.com)
MENJUAL
HARAPAN – Langkah
mantap ditunjukkan oleh ganda putra andalan Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad
Shohibul Fikri, di ajang Japan Open 2026.
Pasangan unggulan kedua ini sukses mengamankan tiket babak 16 besar setelah
meredam perlawanan alot duo kakak-beradik asal Prancis, Christo Popov/Toma Junior
Popov.
Tampil di
Tokyo Metropolitan Gymnasium pada Rabu (15/7), Fajar/Fikri menyudahi perlawanan
sengit tersebut lewat kemenangan straight game 21-19, 21-13 dalam tempo 35 menit.
Sempat Goyah dan Atasi Provokasi Lawan
Meskipun
menang dua gim langsung, perjuangan Fajar/Fikri tidaklah instan. Di awal gim pertama, mereka sempat terlambat panas
dan kerap melakukan kesalahan yang menguntungkan lawan.
"Alhamdulillah
bersyukur, ya, dikasih kelancaran permainan hari ini dan diberikan kemenangan
juga. Di awal gim pertama, saya bermain
sangat kurang yakin, banyak melakukan kesalahan sendiri. Tadi ada enam-tujuh poin saya melakukan kesalahan
sendiri," aku Fajar jujur kepada tim Humas dan Media PP PBSI.
Tensi
pertandingan sempat meninggi ketika Christo Popov melayangkan protes keras
terkait servis yang dilakukan pasangan Indonesia di awal gim pembuka. Beruntung, Fajar/Fikri menunjukkan kematangan mental
mereka dengan tidak terpancing.
"Kami
tidak mau pecah konsentrasi jadi tetap mencoba fokus dengan apa yang kami mau
mainkan," ujar Fajar, menegaskan bahwa mereka tetap tenang karena wasit
maupun hakim servis tidak menyatakan adanya pelanggaran.
Momentum
kebangkitan akhirnya ditemukan setelah jeda interval gim pertama. Komunikasi yang intens dan suntikan daya juang yang
tinggi menjadi kunci mereka merebut gim pertama.
"Setelah interval, kami terus berkomunikasi bagaimana jangan mau kalah,
jadi fight-nya
ditunjukkan," imbuh Fajar.
Respons Cepat Taktik Baru Prancis
Di sisi
lain, Muhammad Shohibul Fikri membeberkan bahwa kemenangan ini tak lepas dari
kejelian mereka dalam membaca perubahan taktik lawan di pertengahan laga. Popov bersaudara yang awalnya nyaman dengan pola
reli panjang, mendadak mengubah kemudi dengan bermain cepat di area depan net.
"Perubahan
itu membuat cukup kaget juga, tapi akhirnya kami bisa antisipasi sambil
adaptasi dengan shuttlecock
yang cukup berbeda dari saat latihan," jelas Fikri.
Meski lolos
dari lubang jarum babak pertama, Fikri menegaskan bahwa level permainan mereka
masih harus ditingkatkan. "Berkaca
dari pertandingan tadi, kami masih kurang puas dengan penampilannya. Semoga besok bisa lebih baik lagi dengan belajar
dari kesalahan hari ini," cetus Fikri evaluatif.
Ujian Saudara Kembar di Babak 16 Besar
Ujian
berikutnya sudah menanti Fajar/Fikri di babak kedua yang akan digelar Kamis
(16/7). Uniknya, mereka kembali
dijadwalkan menghadapi pasangan bersaudara lainnya, yakni Lee Fang-Chih/Lee
Fang-Jen asal Taiwan.
Secara
kalkulasi di atas kertas, Fajar/Fikri diunggulkan karena memegang rekor dominan
3-0 atas duo Lee tersebut. Namun di
turnamen kelas dunia seketat Japan Open, rekor hanyalah angka jika tidak
dibarengi dengan fokus penuh sejak awal gim.
(*S_267)
Sumber Berita: djarumbadminton.com “ Japan Open 2026 - Fajar/Fikri Kalahkan Popov Bersaudara" (diakses, 15/7/2026)
Komentar