Langsung ke konten utama

Persib Gagal Rebut Kembali Puncak Klasemen, Bhayangkara Sukses Pertahankan Kemenangan Lawan Dewa United

MENJUAL HARAPAN - Persib Bandung gagal merebut kembali puncak klasemen sementara BRI Super League 2025-2026, usai tidak mampu mempertahankan keunggulan saat tandang ke markas Persik Kediri di pekan ke-16.

Persib Bandung sejatinya mampu mempertahankan keunggulannya lawan tuan rumah ketika Persib berhasil unggul 1-0 dari tuan rumah Persik Kediri di menit ke-68.

Gol semata wayang Persib Bandung yang dicetak Saddil Ramdani, harus terbalas di menit-menit akhir pertandingan. Tuan rumah Persik Kediri akhirnya berhasil membalas gol Persib pada menit ke-90+5 yang dicetak oleh Muhamad Firly.

Duel antara Persik Kediri melawan Persib Bandung berlangsung di Stadion Brawijaya, Kediri, Senin malam WIB (5/1/2026).

Jalannya pertandingan sejak kickoff babak pertama ini sangat keras, saling mengintip kelemahan maisng-masing, dua kesebelasan saling menekan ke pertahanan lawannya, dan bahkan acapkali terjadi ancaman ke gawang kiper maisng-masing.

Babak pertama tidak menghasilkan gol satu pun hingga turun minum, dan babak kedua dimulai, tampak kedua kesebelasan dengan ambisinya maisng-masing memenangkan pertanidngan, utamanya tuan rumah Persik Kediri.

Di tengah saling adu taktik dengan aksi-aksi serangannya ke pertahanan lawlannya, pemain Persib Bandung juga lebih agresif untuk meraih kemenangan, dan pada menit ke-68 Saddil Ramdani berhasil menggetarkan gawang tuan rumah, sehingga Persib Bandung unggul lebih dahulu 1-0 atas Persik.

Waktu pertandingan terus berjalan, Persib masih unggul, akan tetapi di waktu tambahan atau injury time, Persib bandung kecolongan gol di menit ke-90+5. tuan rumah berhasil menyamakan gol menjadi 1-1.

Bermain seri 1-1 ini hingga pertandingan berakhir, dan berbagi poin, namun Persib Bandung pada pekan ke-16 ini gagal meraih puncak klasemen, karena hanya mengoleksi 35 poin, dan berada di urutan ketiga. Sementara yang memimpin klasemen pekan ini adalah Borneo FC dengan mengoleksi 37 poin, dan urutan kedua dipegang oleh Persija Jakarta dengan koleksi 35 poin, dan menang selisih gol dengan Maung Bandung.

Adapun Persik Kediri sendiri hasil pertandingan ini, berada di urutan ke-11 dengan mengoleksi 19 poin pada klasemen sementara BRI Super League.

Bhayangkara FC vs Dewa United

Sedangkan pada pertandingan lainnya, Bhayangkara FC menjamu Dewa United berlangsung digelar di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Lampung, Senin (5/1/2026).

Duel Bhayangkara FC versus Dewa United ini tak terhindar saling jual beli tekanan ke pertahanan lawannya, walau masih belum menghaisl gol.

Tuan rumah baru berhasil membuahkan gol dari serangan-serangan yang dilakukannya pada menit ke-43 yang dicetak oleh Faree Sadat ke gawang kiper Dewa United.

Satu gol keunggulan Bhayangkara, tampak tidak tergoyahkan hingga pertandingan babak kedua pun berakhir.

Bhayangkara sukses mempertahankan tiga poin, dan kini berada di urutan ke-9 dengan mengoleksi 22 poin, sedangkan Dewa United berada di urutan ke-14 dengan mengoleksi 17 poin pada klasemen sementara BRI Super League 2025-2026 pekan ke-16. (S_267)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hegemoni Ekologis

Oleh Silahudin MENJUAL HARAPAN -  RETORITKA pembangunan berkelanjutan, dan jargon hijau tampak kian populer di ruang-ruang kebijakan, akan tetapi, di balik itu juga tersembunyi satu paradoks besar, yaitu alam terus mengalami kerusakan struktural, walau keberlanjutannya digembar-gemborkan.  Pergulatan hidup kita, dalam realitasnya dikonstruksi oleh bahasa, dan narasi yang seolah peduli terhadap lingkungan, namun, secara praksis terus-menerus melegitimasi eksploitasi. Pada titik simpul inilah, letak hegemoni ekologis, bukan hanya dominasi atas alam, tetapi juga dominasi atas cara berpikir tentang alam. Memang, hegemonis ekologis bekerja secara halus melalui wacana yang kita anggap netral, seperti istilah "pemanfaatan sumber daya", "optimalisasi kawasan", atau "efisiensi energi", dan lain sejenisnya. Dalam tataran kerangka tersebut, alam dikonstruksi sebagai objek pasif yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan manusia. Kepentingan ekonomi diselubungi bahasa sa...

Pekan ke-19 Premier League: Chelsea Vs Bournemouth, West Ham Lawan Brighton, dan MU Vs Wolves, Hasilnya Imbang

  MENJUAL HARAPAN - Pekan ke-19 Premier League atau Liga Inggris musim 2025-2026 menyuguhkan pertandingan lanjutan di antaranya Chelsea berhadapan dengan Bourneout, Manchester United versus Wolves, dan West Ham lawan Brighton. Chelsea Vs Bournemouth T uan rumah Chelsea kontra Bournemouth berakhir imbang dengan skor gol akhir 2-2. B ertanding langsung digelar di di Stadion Stamford Bridge, London,  Rabu dini hari WIB   (31/12/2025) , tuan rumah Chelsea kebobolah lebih dahulu di menit ke-6, dimana David Brooks menggetarkan gawang kiper Chelsea. S embilan menit kemudian (15’), Chelsea berhasil membalasnya lewat tendangan penalti Cole Palmer, sehingga kedudkan menjadi 1-1. D uel babak pertama kedua tim ini sungguh sangat menengangkan, adu serang tiada henti mengancam pertahanan dan gawang kiper maisng-masing. A ksi serangan terus terujadid, utamanya tuan yang tidak mau kehilangan poin, terus menekan, sehingga pada menit ke-23, Enzo Fernandez berhasil mencetak gol ke gawang ki...

Ulasan Matchday Keenam Liga Eropa 2025/2026

MENJUAL HARAPAN - PEKAN keenam Liga Eropa musim 2025/2026 menutup babak penyisihan grup dengan drama yang tak kalah dari panggung utama Liga Champions. Malam penuh intensitas itu menghadirkan kejutan, kepastian, dan tragedi bagi tim-tim yang gagal memanfaatkan momentum terakhir. Dari Glasgow hingga Lyon, dari Porto hingga Basel, setiap stadion menjadi panggung cerita yang akan dikenang sepanjang musim. Celtic Park yang biasanya bergemuruh justru menjadi saksi bisu keperkasaan AS Roma. Tim Serigala Ibukota tampil dingin dan klinis, menggilas Celtic dengan skor telak 0-3. Roma menunjukkan kedewasaan taktik, seakan ingin menegaskan bahwa mereka bukan sekadar penggembira di kompetisi ini. Celtic, yang sempat berharap pada dukungan publik Skotlandia, justru terlihat kehilangan arah sejak menit awal. Di Bucharest, drama sesungguhnya terjadi. FCSB menjamu Feyenoord dalam duel yang berakhir dengan skor gila: 4-3. Pertandingan ini layak disebut sebagai pesta gol yang penuh emosi. FCSB, dengan d...