Langsung ke konten utama

Bali United 1-3 Persebaya di Pekan ke-20 BRI Super League

 

MENUAL HARAPAN - Bali United pada laga pekan ke-20 BRI Super League berhadapan dengan Persebaya Surabaya.

Duel kedua kesebelasan ini berlangsung digelar di Stadion kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali pada Sabtu malam WIB (7/2/2026).

Tuan rumah Bali United tertinggal di babak pertama menit ke-26, dimana gawang kipernya kebobolan lebih dahulu yang dibobol oleh Mihailo Perovic.

Duel babak pertama, tampak sengit hingga empat puluh lima menit waktu normal silih berganti mengancam pertahanan lawannya.

Akan tetapi, Bali United hingga babak pertama berakhir tidak berhasil menyamakan kedudukan gol, dan tertinggal 0-1 dari Persebaya Surabaya.

Baca juga: Pekan ke-20: Persik Taklukkan Dewa United, Persijap Raih Kemenangan Lawan Madura United

Usai jeda, kedua kesebelasan kembali ke lapangan, dan tuan rumah Bali United berusaha bangkit dengan menekan pertahanan Persebaya, namun usahanya belum membuahkan gol.

Silih berganti menekan pertahanan, duel kedua tim ini, makin seru. Persebaya Surabaya tampak makin agresif menyerang dan menekan pertahanan Bali United, dan hasil serangannya membuahkan gol pada menit ke-69 Affan Sueb menggetarkan gawang kiper Bali United.

Bali United tertinggal 0-2 dari Persebaya, terus melakukan pergerakan aksi menyerang dan menekan, namun lagi-lagi serangannya buntu dengan hadangan para pemain Persebaya.

Baca juga: Borneo FC Taklukkan Tuan Rumah Bhayangkara FC dengan Skor Gol 2-1

Alih-alih memperkecil ketertinggalan gol, justru pada menit ke-73 Risto Miltrevski membobol gawang kiper Bali United, dan kembali tertinggal menjadi 0-3.

Tuan rumah, kembali kebobolan gawangnya, berusaha meningkatkan volume serangannya ke pertahanan Persebaya Surabaya, dan serangannya baru membuahkan hasil gol pada menit ke-88 yang dicetak oleh Jurdy Brujn, sehingga kedudukan alami perubahan Bali United 1-3 Persebaya.

Kedudukan 1-3 ini tidak alami perubahan lagi hingga wasit meniup peluit panjang berakhirnya pertandingan.

Bali Uited derita kekalahan di kandang sendiri dari Persebaya Surabaya, dan kini Bali United duduki posisi ke-8 dengan mengoleksi 28 poin, sedangkan Persebaya Surabaya dengan raih tiga poin di laga pekan ke-20 ini berada di urutan kelima dengan mengoleksi 35 poin pada klasemen BRI Super League. (S_267)



Komentar

Postingan populer dari blog ini

PEMBAJAKAN KEDAULATAN

Serangan AS ke Venezuela (Foto hasil tangkapan layar dari https://www.kbknews.id/) MENJUAL HARAPAN - Sejarah hubungan internasional , baru saja mencatat tinta hitam yang paling kelam di awal tahun 2026. Tindakan pemerintahan Donald Trump yang menginstruksikan operasi militer untuk menangkap kepala negara berdaulat di tanahnya sendiri , bukan lagi sekadar kebijakan luar negeri yang keras, melainkan sebuah anarkisme global. Apa yang terjadi di Caracas bukanlah sebuah pembebasan, melainkan "pembajakan kedaulatan" secara terang-terangan yang merobek paksa Piagam PBB dan prinsip-prinsip dasar kemanusiaan. Narasi yang dibangun Washington sangatlah klasik: penegakan hukum terhadap narko-terorisme dan perlindungan hak asasi manusia. Akan tetapi, d i balik tuduhan hukum tersebut, terdapat nafsu lama untuk mengamankan cadangan minyak terbesar di dunia. Trump tidak sedang bertindak sebagai polisi dunia, melainkan sebagai eksekutor kepentingan korporasi yang menggunakan kekuatan militer ...

Populisme Fiskal Vs Rasionalitas Teknis: Pelajaran dari Jawa Barat

Gedung Satu (Foto hasil tangkapan layar dari  https://koran.pikiran-rakyat.com ) K risis fiskal Jawa Barat akibat gaya kepemimpinan populis menunjukkan pentingnya keseimbangan antara populisme dan teknokratisme . P opulisme memberi legitimasi politik , dan kedekatan dengan rakyat, sementara teknokratisme menjaga rasionalitas, akuntabilitas, dan keberlanjutan kebijakan. Tanpa sintesis keduanya, populisme berisiko jatuh pada janji berlebihan tanpa realisasi, sedangkan teknokratisme murni bisa kehilangan dukungan rakyat. Kepala daerah idealnya merangkul rakyat sekaligus disiplin fiskal agar kebijakan tetap populer, efektif, dan berkelanjutan. Oleh: Silahudin Dosen FISIP Universitas Nurtanio Bandung   MENJUAL HARAPAN - KEGAGALAN Pemerintah Provinsi Jawa Barat membayar kontraktor sebesar Rp 621 miliar pada akhir tahun anggaran 2025, bukan sekadar angka di neraca keuangan. Hal ini, cermin besar yang memperlihatkan bagaimana gaya kepemimpinan populis, meski mampu membangun kedekatan ...

Tatap Pemilu 2029, PDIP Perluas Struktur Rakernas Jadi 7 Komisi

  Foto dok. DPP PDI Perjuangan JAKARTA , MENJUAL HARAPAN   – Bertepatan dengan peringatan HUT ke-53, PDI Perjuangan resmi membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I tahun 2026 di Beach City International Stadium (BCIS), Ancol, Jakarta Utara. Rakernas kali ini tampil beda dengan membawa format organisasi yang lebih gemuk dan substansial dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengungkapkan bahwa forum tertinggi partai ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum krusial untuk melakukan evaluasi total melalui kritik dan otokritik. Hal ini dilakukan guna mempertajam arah perjuangan partai dalam menjawab berbagai persoalan bangsa yang kian kompleks. Fokus pada Persoalan Rakyat Langkah nyata dari penguatan struktur ini terlihat dari pembentukan **tujuh komisi kerja**, melonjak signifikan dari format sebelumnya yang biasanya hanya terdiri dari tiga komisi utama. “Penambahan komisi ini adalah bukti bahwa partai menaruh skala priori...