Langsung ke konten utama

Borneo FC dan PSIM Raih Kemenangan, Persebaya Vs Arema Imbang

MENJUAL HARAPAN - Borneo FC sukses kalahkan Madura United saat bertanding di hadapan pendukungnya pada Sabtu (22/11/2025) di Stadion Segiri Samarinda, Kalimantan Timur. Sementara Persebaya Surabaya menjamu Arema FC berakhir 1-1, dan PSIM menang lawan Bhayangkara FC.

Gol sematawayang Borneo FC dicetak oleh Douglas Coutinho pada menit ke-88, dan Borneo FC dari sebalas kali tanding berada di puncak klasemen dengan koleksi 33 poin. Sementara Madura United sendiri berada pada urutan ke-12 dengan 13 poin.

Adapun Persebaya Surabaya versus Arema FC berbagi poin, dimana Arema FC terlebih dahulu unggul atas gol bunuh diri Dime Dimov pada menit ke-63, dan Persebaya berhasil menyamakannya pada menit ke-73 lewat tendangan Bruno Moreira Soares.

Persebaya Surabaya kini berada di posisi ke-8 dengan koleksi 16 poin, sedangkan Arema FC berada di urutan ke-9 dengan koleksi 16 poin pada klasemen sementara BRI Super League 2025-2026.

Pada pertandingan lainnya, PSIM Yogyakarta berhadapan dengan Bhyangkara FC pada pekan ke-12 ini, dan PSIM raih tiga poin penuh dengan skor gol 1-0.

Satu-satunya gol kemenangan PSIM dicetak pada menit ke-38 lewat tusukan tendakan Rokhmatsho Rakhmatzoda.

Hasil ini, PSIM Yogyakarta berada pada posisi ke-4 dengan koleksi 22 poin, sementara Bhayangkara FC berada di posisi ke-7 dengan koleksi 18 poin klasemen sementara pekan kedua belas. (S_267)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Di Balik Saklar yang Padam: Jeritan Ekonomi Akar Rumput dan Gugatan atas Ketahanan Energi

Foto hasil tangkapan layar dari ekbis.sindonews.com MENJUAL HARAPAN — Isu pemadaman listrik hari-hari ini, bukan sekadar masalah teknis transmisi, atau gangguan pasokan batu bara. Ini adalah potret kerentanan social, dimana mati lampu menjadi “badai” kecil yang menghantam ruang domistik keluarga, dan memutus urat nadi ekonomi wong cilik . Bagi korporasi besar, pemadaman listrik mungkin hanya berarti deru genset cadangan yang mulai menyala. Namun bagi masyarakat bawah dan pelaku usaha mikro, padamnya aliran listrik adalah interupsi massal yang merenggut pendapatan harian hingga mengacaukan ruang domestik keluarga. Fenomena pemadaman listrik bergilir yang melanda Pulau Jawa dalam beberapa pekan terakhir memicu sorotan tajam dari parlemen. Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak PT PLN (Persero) tidak hanya berfokus pada perbaikan teknis, melainkan wajib memitigasi dampak sosial-ekonomi yang nyata dirasakan masyarakat. “Pemadaman listrik bergilir yang cukup besar ini menyentuh aspek pr...

Final Liga Champions UEFA: PSG Taklukkan Arsenal Lewat Drama Adu Penalti

MENJUAL HARAPAN – Arena Puskas, Budapest , Minggu (31/5/2026) dini hari WIB, menjadi saksi bisu pecahnya kebuntuan panjang Paris Saint-Germain (PSG) di kancah Eropa. Dalam laga final Liga Champions 2025-2026 yang menguras emosi, raksasa Prancis tersebut akhirnya sukses mengangkat trofi "Si Kuping Besar" setelah menundukkan perlawanan sengit Arsenal lewat drama adu penalti yang menegangkan. Bagi Arsenal, malam ini adalah mimpi yang tertunda. The Gunners sejatinya memulai laga dengan sempurna. Belum genap lima menit peluit dibunyikan, pendukung Arsenal sudah bergemuruh. Kai Havertz , dengan ketenangan kelas dunia, berhasil membungkam pertahanan PSG dan membuka keunggulan. Gol cepat tersebut seolah menjadi sinyal bahwa trofi Liga Champions akan segera mendarat di London Utara. Hingga turun minum, disiplin taktik Arsenal mampu meredam setiap upaya serangan dari lini depan PSG. Namun, sepak bola adalah permainan dua babak, dan PSG tidak berniat pulang dengan tangan hampa. Memas...

Komisi III DPR RI Sampaikan Laporan RUU Polri dalam Rapat Paripurna, Tekankan Reformasi Berkelanjutan

JAKARTA , MENJUAL HARAPAN – Komisi III DPR RI resmi menyampaikan laporan terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia (RUU Polri) dalam Rapat Paripurna DPR RI yang digelar pada Selasa, 9 Juni 2026. Dalam laporan yang dibacakan oleh Ketua Komisi III DPR RI, Dr. H. Habiburohman , S.H., M.H., ditegaskan bahwa RUU ini merupakan langkah lanjutan untuk menyempurnakan reformasi Polri agar lebih profesional, transparan, dan berintegritas. Proses Pembahasan yang Partisipatif Habiburohman memaparkan bahwa proses pembentukan RUU ini telah melalui mekanisme yang panjang dengan mengedepankan meaningful participation atau partisipasi publik yang bermakna. Komisi III tercatat telah melakukan 12 kali rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan melibatkan sedikitnya 15 pakar/guru besar, 6 kelompok masyarakat, dan 3 kelompok mahasiswa. Selain itu, Panitia Kerja (Panja) RUU Polri juga telah m...