Langsung ke konten utama

Inter Vs Lazio dan Verona Vs Como Dipaksa Berbagi Poin



MENJUAL HARAPAN - Keseruan laga sepak bola Serie A atau Liga Italia pekan ke-37 antara Inter Milan lawan Lazioa, dan Verona jamu Como sama-sama kuat, dan mereka hanya berbagi poin.

Inter Milan yang menjamu tim Lazio berlangsung digelar di San Siro, Senin dini hari WIB (19/5/2025) berakhir imbang dengan skor gol 2-2.

Babak pertama pertandingan begitu alot, kedua tim saling memberi tekanan ke pertahanan lawannya, kendati belum menghasilkan gol sebagaimana yang diharapkannya.

Waktu pertandingan menuju akhir di waktu normal, kedudukan masih sama kuat, dan baru menit ke-45+2, tuan rumah Inter Milan berhasil menggedor gawang kiper Lazio, hingga akhirnya bobol.

Gol di penghujung babak pertama ini membawa tuan rumah Inter Milan unggul sementara 1-0, dan gol keunggulan sementara Inter ini dicetak oleh Yann Aurel Bisseck.

Babak kedua dimulai, dua tim papan atas ini sama-sama makin ngotot dengan aksi-aksi menekan pertahanan lawannya, namun maish belum juga menghasilkan gol.

Lazio yang sudah tertinggal lebih dulu, makin agresif melakukan serangan demi serangannya ke pertahanan Inter, dan gawang kiper Inter pun akhirnya bobol di menit ke-72 lewat tendangan Fedro Rogriguez.

Kedudukan sama 1-1, tuan rumah Inter Milan, mencoba kembali mendesain serangannya lewat berbagai lini, namun para pemain Lazio tidak mau kebobolan lagi terus melakukan hadangan atas aksi-aksi pemain tuan rumah.

Duel kedua tim ini, makin seru seja di berbagai lini dengan ambisi memenangkan pertandingan pekan ke-37, dan tuan rumah Inter Milan akhir menit ke-79 berhasil menggoyangkan jaring gawang kiper Lazio lewat tusukan kaki Denzel Dumfries.

Kedudkan berubah lagi, Inter 2-1 Lazio.

Namun, Lazio yang tandang ke markas Inter Milan, tak henti-hentinya melakukan selebrasi serangan ke pertahanan Inter di sisa-sisa waktu pertandingannya.

Tampak, aksi serangan Lazio akhirnya membuahkan hasil gol pada menit ke-90 lewat tendangan penalti Fedro Rodriguez, dan kembali lagi kedudukan menjadi sama 2-2.

Kedudukan 2-2, tidak alami perubahan hingga pertandingan berakhir.

Inter Milan versus Lazio ini berbagi satu poin, dan MIlan berada di urutan ke-2 dengan 78 poin, Lazio nempati posisi ke-6 dengan 65 poin klasemen Serie A putaran ke-37.

Pertandingan di hari yang sama, antara Veroa versus Como juga berakhir dengan skor gol 1-1.

Tuan rumah Verona kebobolan lebih dulu pada menit ke-29, dimana pemain Como bernama Maxence Caquerek berhasil menggedor pertahanan Verona, dan membawa gawangnya bobol.

Tertinggal 0-1 hingga turun minum tuan rumah Verona.

Babak kedua, Verona tidak mau dipermalukan tim tamu, terus menekan dengan serangan demi serangannya dari berbagai lini.

Serangan tuan rumah Verona baru berhasil membobol gawang kiper Como pada menit ke-69 lewat tendangan marko Lazovic.

Kedudukan sama 1-1, pertandingan pun makin sengit yang diperagakan kedua kesebelasan ini dengan ambisi memenangkan pertandingan.

Namun, pertandingan hingga wasit meniup peluit panjang berakhirnya pertandingan, kedudukan tidak alami perubahan lagi.

Verona versus Como berbagi poin, dan kini Verona berada di posisi ke-15 dengan 34 poin, sedangkan Como nempati posisi ke-10 dengan 49 poin di klasemen sementara pekan ke-37 Liga Italia. (S-267)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Di Balik Saklar yang Padam: Jeritan Ekonomi Akar Rumput dan Gugatan atas Ketahanan Energi

Foto hasil tangkapan layar dari ekbis.sindonews.com MENJUAL HARAPAN — Isu pemadaman listrik hari-hari ini, bukan sekadar masalah teknis transmisi, atau gangguan pasokan batu bara. Ini adalah potret kerentanan social, dimana mati lampu menjadi “badai” kecil yang menghantam ruang domistik keluarga, dan memutus urat nadi ekonomi wong cilik . Bagi korporasi besar, pemadaman listrik mungkin hanya berarti deru genset cadangan yang mulai menyala. Namun bagi masyarakat bawah dan pelaku usaha mikro, padamnya aliran listrik adalah interupsi massal yang merenggut pendapatan harian hingga mengacaukan ruang domestik keluarga. Fenomena pemadaman listrik bergilir yang melanda Pulau Jawa dalam beberapa pekan terakhir memicu sorotan tajam dari parlemen. Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak PT PLN (Persero) tidak hanya berfokus pada perbaikan teknis, melainkan wajib memitigasi dampak sosial-ekonomi yang nyata dirasakan masyarakat. “Pemadaman listrik bergilir yang cukup besar ini menyentuh aspek pr...

Final Liga Champions UEFA: PSG Taklukkan Arsenal Lewat Drama Adu Penalti

MENJUAL HARAPAN – Arena Puskas, Budapest , Minggu (31/5/2026) dini hari WIB, menjadi saksi bisu pecahnya kebuntuan panjang Paris Saint-Germain (PSG) di kancah Eropa. Dalam laga final Liga Champions 2025-2026 yang menguras emosi, raksasa Prancis tersebut akhirnya sukses mengangkat trofi "Si Kuping Besar" setelah menundukkan perlawanan sengit Arsenal lewat drama adu penalti yang menegangkan. Bagi Arsenal, malam ini adalah mimpi yang tertunda. The Gunners sejatinya memulai laga dengan sempurna. Belum genap lima menit peluit dibunyikan, pendukung Arsenal sudah bergemuruh. Kai Havertz , dengan ketenangan kelas dunia, berhasil membungkam pertahanan PSG dan membuka keunggulan. Gol cepat tersebut seolah menjadi sinyal bahwa trofi Liga Champions akan segera mendarat di London Utara. Hingga turun minum, disiplin taktik Arsenal mampu meredam setiap upaya serangan dari lini depan PSG. Namun, sepak bola adalah permainan dua babak, dan PSG tidak berniat pulang dengan tangan hampa. Memas...

Komisi III DPR RI Sampaikan Laporan RUU Polri dalam Rapat Paripurna, Tekankan Reformasi Berkelanjutan

JAKARTA , MENJUAL HARAPAN – Komisi III DPR RI resmi menyampaikan laporan terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia (RUU Polri) dalam Rapat Paripurna DPR RI yang digelar pada Selasa, 9 Juni 2026. Dalam laporan yang dibacakan oleh Ketua Komisi III DPR RI, Dr. H. Habiburohman , S.H., M.H., ditegaskan bahwa RUU ini merupakan langkah lanjutan untuk menyempurnakan reformasi Polri agar lebih profesional, transparan, dan berintegritas. Proses Pembahasan yang Partisipatif Habiburohman memaparkan bahwa proses pembentukan RUU ini telah melalui mekanisme yang panjang dengan mengedepankan meaningful participation atau partisipasi publik yang bermakna. Komisi III tercatat telah melakukan 12 kali rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan melibatkan sedikitnya 15 pakar/guru besar, 6 kelompok masyarakat, dan 3 kelompok mahasiswa. Selain itu, Panitia Kerja (Panja) RUU Polri juga telah m...