Langsung ke konten utama

Alex Martins Cetak Hettrick, Dewa United Menang Atas Tuan Rumah PSIS

PSIS VS Dewa United, berakhir 1-4


MENJUAL HARAPAN – Dewa United menang besar di markas lawannya PSIS, Stadion Jatidiri, Semarang pada Senin (3/2/2025).

Pekan ke-21 BRI Liga 1 ini, Dewa United tandang ke markas PSIS Semarang. Tuan rumah PSIS telan kekalahan yang mengenaskan dengan skor gol 1-4.

Tuan rumah PSIS Semarang hanya mampu mencetak satu gol lewat tendangan serangan cepat Sudi Abdaillah pada awal babak pertama menit ke-5.

Sedangkan Dewa United yang pada babak pertama menit kelima sudah kebobolan gawangnya, langsung bereaksi cepat dengan aksi-aksi serangan para pemainnya. 

Ancaman demi ancaman serangan pemain Dewa United terus menghujan pertahanan tuan rumah PSIS Semarang

Alex Martins penyerang asal Brasil yang dimiliki Dewa United berhasil membat hattrick beruntun berturut-turut menit ke-37, 45, dan menit ke-49.

Menit ke-90 lewat 4 menit (90+4), detik-detik permainan di injury time, Dewa United melengkapi kemenangannya lewat tusukan pemainnya, yaitu Ricky Kambuaya.

Duel antara tuan rumah PSIS Semarang versus Dewa United berakhir dengan 1-4.

Dewa United raih tiga poin, kini menggeser Bali United yang sebelumnya berada di posisi ke-4, dan sekarang ditempati Dewa United dengan 37 poin.      

Sementara PSIS Semarang berada pada posisi ke-13 dengan 21 poin klasemen Liga 1 Indonesia.**

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hegemoni Ekologis

Oleh Silahudin MENJUAL HARAPAN -  RETORITKA pembangunan berkelanjutan, dan jargon hijau tampak kian populer di ruang-ruang kebijakan, akan tetapi, di balik itu juga tersembunyi satu paradoks besar, yaitu alam terus mengalami kerusakan struktural, walau keberlanjutannya digembar-gemborkan.  Pergulatan hidup kita, dalam realitasnya dikonstruksi oleh bahasa, dan narasi yang seolah peduli terhadap lingkungan, namun, secara praksis terus-menerus melegitimasi eksploitasi. Pada titik simpul inilah, letak hegemoni ekologis, bukan hanya dominasi atas alam, tetapi juga dominasi atas cara berpikir tentang alam. Memang, hegemonis ekologis bekerja secara halus melalui wacana yang kita anggap netral, seperti istilah "pemanfaatan sumber daya", "optimalisasi kawasan", atau "efisiensi energi", dan lain sejenisnya. Dalam tataran kerangka tersebut, alam dikonstruksi sebagai objek pasif yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan manusia. Kepentingan ekonomi diselubungi bahasa sa...

Ulasan Matchday Keenam Liga Eropa 2025/2026

MENJUAL HARAPAN - PEKAN keenam Liga Eropa musim 2025/2026 menutup babak penyisihan grup dengan drama yang tak kalah dari panggung utama Liga Champions. Malam penuh intensitas itu menghadirkan kejutan, kepastian, dan tragedi bagi tim-tim yang gagal memanfaatkan momentum terakhir. Dari Glasgow hingga Lyon, dari Porto hingga Basel, setiap stadion menjadi panggung cerita yang akan dikenang sepanjang musim. Celtic Park yang biasanya bergemuruh justru menjadi saksi bisu keperkasaan AS Roma. Tim Serigala Ibukota tampil dingin dan klinis, menggilas Celtic dengan skor telak 0-3. Roma menunjukkan kedewasaan taktik, seakan ingin menegaskan bahwa mereka bukan sekadar penggembira di kompetisi ini. Celtic, yang sempat berharap pada dukungan publik Skotlandia, justru terlihat kehilangan arah sejak menit awal. Di Bucharest, drama sesungguhnya terjadi. FCSB menjamu Feyenoord dalam duel yang berakhir dengan skor gila: 4-3. Pertandingan ini layak disebut sebagai pesta gol yang penuh emosi. FCSB, dengan d...

Pekan ke-19 Premier League: Chelsea Vs Bournemouth, West Ham Lawan Brighton, dan MU Vs Wolves, Hasilnya Imbang

  MENJUAL HARAPAN - Pekan ke-19 Premier League atau Liga Inggris musim 2025-2026 menyuguhkan pertandingan lanjutan di antaranya Chelsea berhadapan dengan Bourneout, Manchester United versus Wolves, dan West Ham lawan Brighton. Chelsea Vs Bournemouth T uan rumah Chelsea kontra Bournemouth berakhir imbang dengan skor gol akhir 2-2. B ertanding langsung digelar di di Stadion Stamford Bridge, London,  Rabu dini hari WIB   (31/12/2025) , tuan rumah Chelsea kebobolah lebih dahulu di menit ke-6, dimana David Brooks menggetarkan gawang kiper Chelsea. S embilan menit kemudian (15’), Chelsea berhasil membalasnya lewat tendangan penalti Cole Palmer, sehingga kedudkan menjadi 1-1. D uel babak pertama kedua tim ini sungguh sangat menengangkan, adu serang tiada henti mengancam pertahanan dan gawang kiper maisng-masing. A ksi serangan terus terujadid, utamanya tuan yang tidak mau kehilangan poin, terus menekan, sehingga pada menit ke-23, Enzo Fernandez berhasil mencetak gol ke gawang ki...