Langsung ke konten utama

Liga Prancis: Nantes Vs Strasbourg 2-3

 

MENJUAL HARAPAN - Liga Prancis pekan ke-27 menyuguhkan pertandingan antara Nantes versus Strasbourg yang langusng digelar di Stadion Beaujoire, Nantes, Senin (23/3/2026).

Nantes yang berada di area zona degradasi berhadapan dengan Strasbourg yang berada di klasemen papan tengah.

Tuan rumah Nantes langsung tancap gas di awal babak pertama, dan di menit ke-6 berhasil membuahkan gol ke gawang kiper Strasbourg lewat tendangan Dehmaine Tabbou.

Sementara Strasbourg baru menyamakan gol pada menit ke-45+2 lewat tendangan Maxi Oyedele.

Baca juga: Liga Portugal: FC Alverca Dibantai Sporitng CP

Kedudukan sama 1-1 ini terus berlanjut hingga turun minum. Namun usai istirahat, tuan rumah kembali membuahkan gol di menit ke-53 lewat tendangan Matthis Abline, dan kedudukan sementara Nantes 2-1 Strasbourg.

Tertinggal Strasbourg, tampak makin meningkatkan aksi serangannya ke pertahanan nanter, kendati serangannya baru menghasilkan gol pada menit ke-78 yang dicetak oleh Joaquin Panichelli.

Kedudukan kembali sama 2-2, duel kedua tim makin sengit hampir di smeua lini, dan serangan para pemain Strasbourg lebih mendominasi menekan pertahanan Nantes hingga waktu normal pertanidngan habis, dan ada tambahan waktu yang membuat Strasbourg berhasil mencetak gol ketiganya melalui tendangan Joaquin Panichelli ke gawang kiper Nantes.

Baca juga: VfB Kalahkan Tuan Rumah Augsburg Dengan Skor Gol 5-2, dan Inilah Ringkasan Klasemen Pekan ke-27 Bundesliga

Laga ini pun berakhir dengan kekalahan tuan rumah Nantes 2-3 Strasbourg. Dan posisi Nantes berada di urutan ke-17 dengan 17 poin klasemen Liga Prancis musim 2025-2026 pekan ke-27. Dan Strasbourg berada di urutan ke-8 dengan mengoleksi 40 poin. (S_267)




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Di Balik Saklar yang Padam: Jeritan Ekonomi Akar Rumput dan Gugatan atas Ketahanan Energi

Foto hasil tangkapan layar dari ekbis.sindonews.com MENJUAL HARAPAN — Isu pemadaman listrik hari-hari ini, bukan sekadar masalah teknis transmisi, atau gangguan pasokan batu bara. Ini adalah potret kerentanan social, dimana mati lampu menjadi “badai” kecil yang menghantam ruang domistik keluarga, dan memutus urat nadi ekonomi wong cilik . Bagi korporasi besar, pemadaman listrik mungkin hanya berarti deru genset cadangan yang mulai menyala. Namun bagi masyarakat bawah dan pelaku usaha mikro, padamnya aliran listrik adalah interupsi massal yang merenggut pendapatan harian hingga mengacaukan ruang domestik keluarga. Fenomena pemadaman listrik bergilir yang melanda Pulau Jawa dalam beberapa pekan terakhir memicu sorotan tajam dari parlemen. Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak PT PLN (Persero) tidak hanya berfokus pada perbaikan teknis, melainkan wajib memitigasi dampak sosial-ekonomi yang nyata dirasakan masyarakat. “Pemadaman listrik bergilir yang cukup besar ini menyentuh aspek pr...

Derby della Mole Berakhir Dramatis: Torino Paksa Juventus Berbagi Angka di Laga Penutup

MENJUAL HARAPAN — Pertarungan bertajuk Derby della Mole pada pekan ke-38 Serie A musim 2025-2026 menyajikan drama yang menguras emosi. Bermain di Stadion Grande Torino , Senin dini hari WIB (25/5/2026), tuan rumah Torino sukses melakukan comeback heroik untuk memaksakan hasil imbang 2-2 atas raksasa kota, Juventus. Dominasi Dusan Vlahovic dan Respon Berani Tuan Rumah Juventus, yang datang dengan ambisi menutup musim di papan atas, langsung tampil menekan sejak menit awal. Bianconeri berhasil membuka keunggulan lebih dulu melalui aksi sang bomber, Dusan Vlahovic , pada menit ke-23. Skor 1-0 untuk keunggulan tim tamu bertahan hingga turun minum. Memasuki babak kedua, Juventus kembali melebarkan jarak. Vlahovic, yang tampil klinis, mencatatkan brace alias gol keduanya pada menit ke-53. Situasi tampak genting bagi Torino, namun skuad asuhan tuan rumah justru menunjukkan mentalitas pantang menyerah. Hanya berselang enam menit setelah gol kedua Juventus, Torino memberikan ...

Final Liga Champions UEFA: PSG Taklukkan Arsenal Lewat Drama Adu Penalti

MENJUAL HARAPAN – Arena Puskas, Budapest , Minggu (31/5/2026) dini hari WIB, menjadi saksi bisu pecahnya kebuntuan panjang Paris Saint-Germain (PSG) di kancah Eropa. Dalam laga final Liga Champions 2025-2026 yang menguras emosi, raksasa Prancis tersebut akhirnya sukses mengangkat trofi "Si Kuping Besar" setelah menundukkan perlawanan sengit Arsenal lewat drama adu penalti yang menegangkan. Bagi Arsenal, malam ini adalah mimpi yang tertunda. The Gunners sejatinya memulai laga dengan sempurna. Belum genap lima menit peluit dibunyikan, pendukung Arsenal sudah bergemuruh. Kai Havertz , dengan ketenangan kelas dunia, berhasil membungkam pertahanan PSG dan membuka keunggulan. Gol cepat tersebut seolah menjadi sinyal bahwa trofi Liga Champions akan segera mendarat di London Utara. Hingga turun minum, disiplin taktik Arsenal mampu meredam setiap upaya serangan dari lini depan PSG. Namun, sepak bola adalah permainan dua babak, dan PSG tidak berniat pulang dengan tangan hampa. Memas...