Langsung ke konten utama

Serie A Pekan ke-22, Inter Makin Dominan, Como Kejutan

MENJUAL HARAPAN - Pekan ke-22 Serie A musim 2025/2026 telah tuntas. Dinamika persaingan perebutan klasemen terus makin menarik.

Inter Milan kian tak terbendung, namun "Si Anak Ajaib" dari Utara, Como 1907, bukan sekadar tim promosi.

Inilah ulasannya.

Inter Milan: Dominasi Tanpa Batas

Inter menunjukkan mentalitas juara yang sangat solid. Meski sempat dikejutkan oleh dua gol cepat Pisa di awal laga, anak asuh Cristian Chivu (yang kini menakhodai Nerazzurri) mengamuk dan membalikkan keadaan menjadi 6-2.

Kemenangan ini bukan sekadar tiga poin; ini adalah pernyataan bahwa mereka adalah satu-satunya kandidat terkuat peraih Scudetto musim ini dengan koleksi 52 poin, selisih 5 angka dari Milan di posisi kedua.

Fenomena Como 1907: Bukan Sekadar Tim Promosi

Jika ada tim yang paling layak mendapat standing ovation pekan ini, itu adalah Como 1907. Kemenangan telak 6-0 atas Torino di Stadio Giuseppe Sinigaglia adalah hasil yang sangat masif.

Sentuhan Fabregas: Cesc Fabregas berhasil membangun identitas permainan yang menyerang dan efektif.

Loncatan Klasemen: Tambahan tiga poin ini membuat mereka merangsek ke posisi ke-6 dengan 40 poin, hanya terpaut tipis dari raksasa seperti Juventus dan Napoli. Como kini resmi menjadi ancaman nyata bagi tim-tim tradisional dalam perebutan tiket kompetisi Eropa.

Big Match: Juventus Mengamuk, Milan Tertahan

Pekan ini juga menyajikan duel antarpapan atas yang krusial:

Juventus vs Napoli (3-0): Juve tampil sangat klinis di kandang. Gol dari Jonathan David dan Kenan Yildiz menegaskan bahwa "Si Nyonya Tua" sudah kembali ke jalurnya setelah sempat terseok. Bagi Napoli, kekalahan ini membuat mereka tertahan di posisi ke-4.

AS Roma vs AC Milan (1-1): Duel taktis di Olimpico berakhir tanpa pemenang. Hasil seri ini sangat menguntungkan Inter, karena dua pengejar terdekatnya gagal memangkas jarak secara signifikan.

Analisis Papan Bawah & Zona Merah

Situasi di zona degradasi kian memprihatinkan bagi Fiorentina dan Verona. Fiorentina yang biasanya bersaing di papan tengah kini justru terjerembab di posisi 18 setelah kalah dari Cagliari. Bersama Pisa dan Verona, mereka harus segera menemukan formula baru jika tidak ingin turun kasta ke Serie B musim depan.

Tabel Ringkasan Papan Atas (Pekan 22) 

Pos

Klub

Main

Menang

Seri

Kalah

Poin

1

Inter

22

17

1

4

52

2

Milan

22

13

8

1

47

3

Roma

22

14

1

7

43

4

Napoli

22

13

4

5

43

5

Juventus

22

12

6

4

42

6

Como

22

11

7

4

40



Persaingan musim ini sangat unik karena tim-tim menengah seperti Como dan Atalanta mampu memberikan tekanan konstan pada The Big Seven. Jika Inter sedikit saja terpeleset di bulan Februari, perebutan gelar akan kembali terbuka lebar. (S_267)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Derby della Mole Berakhir Dramatis: Torino Paksa Juventus Berbagi Angka di Laga Penutup

MENJUAL HARAPAN — Pertarungan bertajuk Derby della Mole pada pekan ke-38 Serie A musim 2025-2026 menyajikan drama yang menguras emosi. Bermain di Stadion Grande Torino , Senin dini hari WIB (25/5/2026), tuan rumah Torino sukses melakukan comeback heroik untuk memaksakan hasil imbang 2-2 atas raksasa kota, Juventus. Dominasi Dusan Vlahovic dan Respon Berani Tuan Rumah Juventus, yang datang dengan ambisi menutup musim di papan atas, langsung tampil menekan sejak menit awal. Bianconeri berhasil membuka keunggulan lebih dulu melalui aksi sang bomber, Dusan Vlahovic , pada menit ke-23. Skor 1-0 untuk keunggulan tim tamu bertahan hingga turun minum. Memasuki babak kedua, Juventus kembali melebarkan jarak. Vlahovic, yang tampil klinis, mencatatkan brace alias gol keduanya pada menit ke-53. Situasi tampak genting bagi Torino, namun skuad asuhan tuan rumah justru menunjukkan mentalitas pantang menyerah. Hanya berselang enam menit setelah gol kedua Juventus, Torino memberikan ...

Final Liga Champions UEFA: PSG Taklukkan Arsenal Lewat Drama Adu Penalti

MENJUAL HARAPAN – Arena Puskas, Budapest , Minggu (31/5/2026) dini hari WIB, menjadi saksi bisu pecahnya kebuntuan panjang Paris Saint-Germain (PSG) di kancah Eropa. Dalam laga final Liga Champions 2025-2026 yang menguras emosi, raksasa Prancis tersebut akhirnya sukses mengangkat trofi "Si Kuping Besar" setelah menundukkan perlawanan sengit Arsenal lewat drama adu penalti yang menegangkan. Bagi Arsenal, malam ini adalah mimpi yang tertunda. The Gunners sejatinya memulai laga dengan sempurna. Belum genap lima menit peluit dibunyikan, pendukung Arsenal sudah bergemuruh. Kai Havertz , dengan ketenangan kelas dunia, berhasil membungkam pertahanan PSG dan membuka keunggulan. Gol cepat tersebut seolah menjadi sinyal bahwa trofi Liga Champions akan segera mendarat di London Utara. Hingga turun minum, disiplin taktik Arsenal mampu meredam setiap upaya serangan dari lini depan PSG. Namun, sepak bola adalah permainan dua babak, dan PSG tidak berniat pulang dengan tangan hampa. Memas...

Derby Jatim: Persebaya Pesta Gol 5-0, Persik Kediri Merana di GBT

MENJUAL HARAPAN — Persebaya Surabaya menutup kampanye mereka di BRI Super League 2025/2026 dengan performa yang luar biasa impresif. Menjamu sesama tim Jawa Timur, Persik Kediri, dalam laga bertajuk Derby Jatim di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (23/5/2026) malam, Bajul Ijo mengamuk dan menggulung tamunya dengan skor mencolok 5-0. Kemenangan telak di pekan pamungkas ini memastikan Persebaya mengunci posisi di papan atas, tepatnya di peringkat ke-4 klasemen akhir dengan raihan 58 poin. Sebaliknya, kekalahan memalukan ini memaksa Persik Kediri harus puas menyudahi musim di papan bawah, tertahan di posisi ke-12 dengan koleksi 39 poin. Dominasi Paruh Pertama: Gol Cepat Malik Risaldi Bermain di hadapan puluhan ribu pendukung setianya, Persebaya langsung mengambil inisiatif serangan sejak sepak mula. Kecepatan lini depan Bajul Ijo benar-benar menjadi momok menakutkan bagi lini pertahanan Macan Putih yang tampil rapuh malam itu. Menit 12: Malik Risaldi membuka keran gol...