Langsung ke konten utama

Cagliari Derita Kekalahan Saat Menjamu Milan di Pekan Ke-18


MENJUAL HARAPAN - Serie A Liga Italia musim 2025-2026 memasuki pekan ke-18, dan pada Sabtu dini hari WIB (3/1/2026), Cagiliari versus AC Milan.

Kickoff babak pertama, duel kedua tim ini yang berlangsung digelar di Stadion Unipol Domus, cukup sengit memberi tontonan yang menerik.

Aksi-aksi saling menekan pertahanan lawan, tampak silih berganti dengan tempo permainan tidak terlalu cepat, namun kadang terjadi juga eksplosif, walau akhirnya pada babak pertama ini tidak ada satu gol pun yang terjadi.

Usai istirahat, kedua kesebelasan kembali ke lapangan dengan ambisinya maisng-masing untuk meraih kemenangan, apalagi tuan rumah Cagliari.

Milan, tampak menginisiasi serangan demi serangan di awal-awal babak kedua ini, dan terus memeberi tekanan terhadap pertahanan Cagiliari.

Tekanan demi tekakan yang terus datang dari para pemain AC Milan ke pertahanan Cagliari, sedikit banyak membuat para pemain Cagliari, khsusunya pemain belakangnya, sedikit kerepotan menghadang gempuran pemain Milan.

Gempuran serang para pemain Ac Milan, baru membuahkan hasil gol menggetarkan gawang kiper Cagliari pada menit ke-50. Rafael Leao berhasil membawa keunggulan Milan menjadi 1-0 atas tuan rumah.

Tertinggal Cagliari 0-1, berusaha membalasnya dengan mengoptimalkan semua lini menyerang pertahanan Milan, namun sikap sigap para pemain Milan menghadang aksi serangan pemain tuan rumah, berhasil membuat buntu serangannya.

Waktu normal pertandingan terus berjalan dan makin menipis, kedudukan gol belum alami perubahan lagi, bahkan hingga wasit meniup peluit panjang berakhirnya pertandingan ini.

Cagliari, kalah dari Milan dengan skor gol akhir 0-1, dan Cagliari pada pekan ini berada di posisi ke-14 dengan mengolkeis 18 poin, sementara AC Milan dengan peroleh tiga poin pada pertandingan ini, makin kokoh di puncak klasemen dengan mengoleksi 38 poin dari 11 kali menang, 5 kali seri dan 1 kali alami kekalahan. (S_267)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KPK dan Paradoks Penindakan

Oleh Silahudin Pemerhati Sosial Politik, Dosen FISIP Universitas Nurtanio Bandung SETIAP kali Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT), publik menyambutnya dengan gegap gempita. Nama pejabat publik terpampang di media, jumlah uang yang disita pun menjadi sorotan, dan masyarakat kembali berharap bahwa korupsi akan berkurang. Akan tetapi, harapan itu cepat pudar ketika OTT berikutnya terjadi lagi di lembaga berbeda, dengan pola yang sama. OTT seolah menjadi ritual penindakan yang berulang, bukan alat pencegahan yang efektif. Fenomena ini menimbulkan pertanyaan, apakah KPK telah terjebak dalam peran sebagai algojo hukum semata? Memang, penindakan penting, namun jika tidak diimbangi dengan strategi pencegahan dan perubahan perilaku birokrasi, maka KPK hanya menjadi pemadam kebakaran yang datang setelah api membakar semuanya. Korupsi terus berulang, dan OTT menjadi tontonan yang kehilangan daya cegah. Dalam satu tahun terakhir, KPK telah melakukan lebih ...

Bhayangkara FC Berhasil Kalahkan Tuan Rumah Malut United

  MENJUAL HARAPAN - Bhayangkara FC tandang ke markas Malut United, dan menciptakan kejutan mengalahkan tuan rumah dengan skor gol akhir 2-1. L aga pekan ke-19 BRI Super League musim 2025-2026 ini langsung digelar di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Minggu (31/1/2026). M alut United sebagai tim yang berada di papan atas pada duel dengan Bhayangkara FC yang berada di papan tengah, tampak kesulitan mengembangkan permainannya. S ebaliknya, Bhayangkara FC justru mendikte tuan rumah. S erangan demi serangan yang diperagakan Malut United, buntu saat berhadapan dengan hadangan para pemain Bhayangkara FC. Baca juga:  Persis Solo Tumbang di Kandang Sendiri Lawan Persib Bandung B hayangkara FC dengan taktik yang diperagakan melalui serangkaian serangannya, berhasil membobol gawang kiper Malut United pada menit ke-22. Gol keunggulan sementara Bhayangkara FC dicetak oleh Moussa Sidibe. T uan rumah tertingal 0-1, berusaha menyamakan kedudukan dengan serangkaian serangan dari berbagai lini,...

Pemprov Jabar Targetkan Pelunasan Utang Rp 629 Miliar Awal Februari

BANDUNG , MENJUAL HARAPAN   –  Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan kewajiban pembayaran utang kepada kontraktor senilai Rp 629 miliar akan segera dituntaskan. Proses pencairan dilakukan bertahap setelah seluruh kegiatan yang masuk kategori tunda bayar  melewati pemeriksaan ketat oleh Inspektorat. Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman, menegaskan bahwa pembayaran tidak bisa langsung dilakukan sejak awal Januari karena setiap pekerjaan harus diverifikasi terlebih dahulu. Audit dilakukan terhadap kegiatan di tujuh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk memastikan kesesuaian administrasi maupun teknis. “Kenapa tidak langsung dibayarkan? Karena harus di-review dulu. Kegiatannya tersebar di tujuh OPD dan yang melakukan review adalah Inspektorat,” jelas Herman. Ia menambahkan, Gubernur Jawa Barat menekankan agar pembayaran dilakukan secara akuntabel, sesuai volume dan spesifikasi kontrak. Herman menyebutkan, proses audit kini mendekati tahap akhir dan pencairan m...