Langsung ke konten utama

Liga Eropa Leg Kedua: Genk Vs Dinamo Zagreb Imbang 3-3, Genk Raih Agregat


MENJUAL HARAPAN - Duel leg kedua Liga Eropa 2025-2026 antara Genk dan Dinamo Zagreb di Arena Cegeka benar-benar menjadi tontonan dramatis. Pertandingan ini bukan sekadar adu strategi, melainkan juga adu mental, karena kedua tim sama-sama berjuang keras untuk merebut tiket ke babak 16 besar. Skor akhir 3-3 menjadi bukti betapa laga ini penuh liku dan kejutan.

Baca juga: Nottingham Forest Vs Fenerbahce 1-2 di Leg Kedua Liga Eropa, Nottingham Forest Menang Agregat dan Lolos ke Babak 16 Besar

Genk langsung membalas pada menit ke-51 lewat aksi Yira Sor. Gol cepat babak kedua itu membuat publik tuan rumah bergemuruh, seolah memberi sinyal bahwa Genk akan menguasai jalannya pertandingan. Namun, setelah kedudukan sama 1-1 dinama Dinamo Zegreb pada menit ke-45+2 unggul yang dicetak oleh Mousnsef Bakrat itu, Dinamo Zagreb tidak tinggal diam.

Pada babak kedua ini, Dinamo Zagreb semakin percaya diri. Luka Stojkovic mencetak gol dari titik penalti pada menit ke-57, lalu menambah satu lagi pada menit ke-75. Skor 1-3 membuat Genk berada dalam tekanan besar. Publik tuan rumah sempat terdiam, khawatir keunggulan agregat mereka akan runtuh di hadapan tim tamu yang tampil garang.

Baca juga: Liga Eropa Leg Kedua: Bologna Taklukkan Brann, Celta Vs PAOK 1-0

Akan tetapi, drama belum selesai. Pertandingan berlanjut ke tambahan waktu karena agregat masih berpihak pada Genk. Di menit ke-100, sebuah gol bunuh diri dari Matteo Ferez Viniof justru menghidupkan kembali asa tuan rumah. Stadion kembali bergemuruh, dan momentum pun berbalik ke arah Genk.

Puncak drama terjadi pada menit ke-114, ketika Daan Heymans mencetak gol penentu. Tendangan kerasnya memastikan skor imbang 3-3, sekaligus mengunci agregat 6-4 untuk Genk. Gol itu menjadi simbol kebangkitan dan keteguhan mental tim tuan rumah, yang menolak menyerah meski sempat tertekan.

Baca juga: Liga Eropa Leg Kedua: VfB dan Ferencvaros Lolos ke Babak 16 Besar

Dinamo Zagreb harus menerima kenyataan pahit tersebut. Meski sempat unggul dan tampil dominan, mereka gagal menjaga keunggulan hingga akhir. Dua gol Stojkovic dan satu dari Bakrar seakan sia-sia, karena Genk mampu bangkit di momen krusial. Malam itu, Zagreb harus pulang dengan rasa kecewa mendalam.

Sementara bagi Genk, laga ini menjadi bukti bahwa sepak bola adalah drama penuh kejutan. Mereka lolos ke babak 16 besar dengan agregat 6-4, berkat semangat pantang menyerah dan dukungan publik yang tak pernah berhenti. Malam di Arena Cegeka pun tercatat sebagai salah satu kisah paling emosional dalam perjalanan Liga Eropa musim ini. (S_267)




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tatang Sudrajat, Dosen USB YPKP Terpilih Jadi Ketua Umum IDoKPI

BANDUNG, MENJUAL HARAPAN  - Bandung kembali mengukir sejarah dalam dinamika keilmuan pendidikan tinggi. Sabtu 9 Mei  2026, bertempat di Politeknik STIA LAN Bandung , para dosen kebijakan publik dari 114 perguruan tinggi se Indonesia, mendeklarasikan berdirinya Ikatan Dosen Kebijakan Publik Indonesia (IDoKPI). Dalam forum itu, Dr. Tatang Sudrajat, yang pernah jadi Dekan FISIP Universitas Sangga Buana (USB) YPKP Bandung, secara aklamasi terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat IDoKPI, sekaligus sebagai formatur pengurus tahun 2026-2030.        Menurut Tatang, latar belakang terbentuknya organisasi intelektual level nasional ini berkaitan dengan tuntutan terhadap peran aktif dosen kebijakan publik dalam merespon berbagai permasalahan publik. Hal ini termasuk dalam kaitan dengan beragam kebijakan pembangunan nasional pada berbagai bidang saat ini. Kegiatan yang berlangsung dari pagi hingga sore ini, dihadiri oleh 195 dari 252 dosen anggota IDoKPI ...

Semifinal Leg Kedua Liga Champions UEFA 2025/2026: Bayern Muenchen 1 – 1 Paris Saint-Germain

MENJUAL HARAPAN - Allianz Arena, Kamis dini hari WIB (7/5/2026), menjadi panggung drama penuh emosi. Bayern Muenchen dan Paris Saint-Germain saling beradu strategi dalam duel penentuan tiket ke final Liga Champions. Babak Pertama: Kejutan Cepat PSG   Pertandingan baru berjalan beberapa menit, Ousmane Dembélé memecah kebuntuan  berhasil membobol gawang kiper Bayern . Umpan terukur dari lini tengah PSG disambut dengan penyelesaian klinis, membuat publik Allianz Arena terdiam. Bayern yang tertinggal langsung meningkatkan intensitas serangan, namun kokohnya barisan pertahanan PSG membuat peluang demi peluang kandas.   Babak Kedua: Bayern Mengejar Waktu   Bayern tampil lebih agresif di paruh kedua. Serangan sayap, umpan silang, hingga tembakan jarak jauh dilancarkan, tetapi Gianluigi Donnarumma tampil gemilang di bawah mistar PSG. Waktu terus bergulir, dan seolah tiket final semakin menjauh dari genggaman Die Roten. Detik-Detik Menegangkan: Gol Kane di Ujung Laga   ...

Pekan ke-31 BRI Super League 2025/2026, Persib dan Borneo FC Pacuan Dua Kuda Yang Menegangkan

MENJUAL HARAPAN  - Melihat pekan ke-31 BRI Super League 2025/2026 ini bukan sekadar rutinitas jadwal, melainkan "pekan penegasan" . Persaing an menuju takhta juara kini telah mengerucut menjadi pacuan dua kuda ( two-horse race ) yang sangat menegangkan, sementara di papan bawah, nafas kehidupan mulai berembus bagi mereka yang sempat tercekik zona degradasi. Dualisme Takhta: Persib dan Borneo FC Tak Terbendung Puncak klasemen saat ini adalah cermin dari konsistensi yang luar biasa. Baik Persib Bandung  maupun Borneo FC Samarinda  sama-sama mengoleksi 72 poin . Persib (Menang 1-0 vs PSIM):  Pasukan Maung Bandung menunjukkan mentalitas juara yang pragmatis. Gol cepat Patricio Matricardi di menit ke-2 sudah cukup untuk mengamankan poin penuh. Meskipun Thom Haye menyebut mereka seharusnya bisa menang lebih besar, namun di fase krusial seperti ini, tiga poin lebih berharga daripada permainan cantik yang berisiko. Borneo FC (Menang 2-0 vs Persita):  Pesut Etam menjaw...