MENJUAL HARAPAN - Wolverhampton Wanderers menulis kisah dramatis di Molineux. Dalam laga pekan ke-28 Liga Primer Inggris, Sabtu dini hari WIB (28/2/2026), mereka menumbangkan Aston Villa dengan skor mengejutkan 2-0. Bagi Wolves, ini bukan sekadar kemenangan—ini adalah napas baru di tengah musim yang penuh tekanan. Sementara bagi Villa, hasil pahit ini menjadi batu sandungan besar dalam ambisi mereka menembus Liga Champions.
Atmosfer Pertandingan
Sejak menit awal, Wolves tampil dengan intensitas berbeda. Meski Villa lebih dominan dalam penguasaan bola, tuan rumah menunjukkan disiplin luar biasa di lini belakang dan mematikan setiap serangan lawan. Serangan balik cepat menjadi senjata utama, dan dua kali mereka berhasil menembus pertahanan Villa.
Setelah babak pertama berakhir tanpa gol, Joao Gomes membuka pesta di menit ke-61 lewat kerja sama apik dengan Adam Armstrong. Drama berlanjut di penghujung laga: Rodrigo Gomes, yang baru masuk di menit 90+3, mencetak gol penutup di menit 90+8. Skor 2-0 bertahan hingga peluit akhir, membuat tribun Molineux bergemuruh.
Dampak Kekalahan
Bagi Unai Emery dan pasukannya, ini adalah pukulan telak. Villa datang dengan target tiga poin demi mengokohkan posisi di empat besar, namun pulang dengan tangan hampa. Kegagalan memanfaatkan peluang dan rapuhnya transisi bertahan membuat mereka harus menelan pil pahit. Kini, persaingan menuju Liga Champions semakin terbuka, dengan rival-rival siap memangkas jarak.
Wolves Masih Berjuang
Tambahan tiga poin membuat Wolves mengoleksi 13 poin dari 29 laga. Meski masih terpuruk di dasar klasemen, kemenangan ini memangkas jarak dari zona aman menjadi 14 poin. Bagi mereka, ini bukan sekadar angka, melainkan harapan untuk tetap bertahan di kasta tertinggi sepak bola Inggris.
Wolves menemukan kembali semangat juang, sementara Villa harus menata ulang langkah jika tak ingin mimpi Eropa mereka buyar. (*_267)

Komentar