Langsung ke konten utama

Persebaya Surabaya Sukses Kalahkan PSM Makasar

 

MENJUAL HARAPAN - Di Stadion Gelora Bung Tomo, pekan ke-23 BRI Super League 2025/2026 menghadirkan duel klasik penuh tensi: Persebaya Surabaya menjamu PSM Makassar.

Atmosfer pertandingan terasa seperti pesta rakyat, dengan Bonek memenuhi tribun, menciptakan gelombang hijau yang bergemuruh. Sejak menit awal, Persebaya tampil agresif, menekan lini pertahanan PSM Makasar yang dikenal tangguh. Hasilnya, satu gol tercipta dan cukup untuk mengunci kemenangan tipis 1-0 bagi Bajol Ijo.

Gol tunggal dicetak pada menit ke-27 Paulo Domingos Gali da Costa Freitas itu lahir dari kombinasi cepat di lini tengah, diakhiri dengan sepakan terukur yang membuat kiper PSM tak berdaya.

Sorak-sorai penonton meledak, seolah Surabaya kembali menemukan denyut kebanggaan sepak bola yang tak pernah padam. Momentum ini bukan sekadar angka di papan skor, melainkan simbol konsistensi Persebaya dalam menjaga asa di papan atas klasemen urutan kelima dengan mengoleksi 38 poin.

PSM Makassar, meski tertinggal, tidak menyerah begitu saja. Tim Juku Eja mencoba membalas dengan serangan balik cepat, memanfaatkan kecepatan sayap mereka. Namun, disiplin pertahanan Persebaya malam itu patut diacungi jempol. Blok-blok rapat dan koordinasi lini belakang membuat setiap peluang PSM kandas sebelum benar-benar mengancam gawang.

Pertandingan ini juga memperlihatkan duel taktis antar pelatih. Persebaya memilih pressing tinggi, memaksa PSM bermain lebih hati-hati. Sebaliknya, PSM berusaha menunggu celah dengan sabar. Namun, strategi itu tak cukup untuk menembus kokohnya barisan Bajol Ijo. Di sinilah kecerdikan Persebaya terlihat: mereka tahu kapan harus menekan, kapan harus menahan tempo.

Di luar lapangan, kemenangan ini punya makna emosional bagi publik Surabaya. Setelah beberapa pekan dengan hasil naik-turun, tiga poin dari PSM menjadi suntikan semangat. Bonek pun merayakan dengan nyanyian panjang, seolah kemenangan ini adalah hadiah atas kesetiaan mereka yang tak pernah surut. Sepak bola, bagi Surabaya, bukan sekadar olahraga, melainkan identitas.

Bagi PSM, kekalahan ini menjadi alarm. Mereka harus segera berbenah jika ingin tetap bersaing di jalur juara. Mentalitas tandang yang kurang tajam terlihat jelas, dan pelatih dituntut mencari formula baru agar tim tidak kehilangan momentum di fase krusial musim. Kekalahan tipis memang menyakitkan, tapi bisa jadi bahan evaluasi berharga. 

Laga ini menegaskan satu hal: BRI Super League bukan hanya soal angka, tapi juga drama, emosi, dan cerita. Persebaya dengan kemenangan 1-0 atas PSM menulis babak baru dalam perjalanan musim ini. Sebuah kisah tentang kerja keras, dukungan tanpa henti, dan kebanggaan kota yang selalu hidup bersama sepak bola. (*_267)



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bhayangkara FC Berhasil Kalahkan Tuan Rumah Malut United

  MENJUAL HARAPAN - Bhayangkara FC tandang ke markas Malut United, dan menciptakan kejutan mengalahkan tuan rumah dengan skor gol akhir 2-1. L aga pekan ke-19 BRI Super League musim 2025-2026 ini langsung digelar di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Minggu (31/1/2026). M alut United sebagai tim yang berada di papan atas pada duel dengan Bhayangkara FC yang berada di papan tengah, tampak kesulitan mengembangkan permainannya. S ebaliknya, Bhayangkara FC justru mendikte tuan rumah. S erangan demi serangan yang diperagakan Malut United, buntu saat berhadapan dengan hadangan para pemain Bhayangkara FC. Baca juga:  Persis Solo Tumbang di Kandang Sendiri Lawan Persib Bandung B hayangkara FC dengan taktik yang diperagakan melalui serangkaian serangannya, berhasil membobol gawang kiper Malut United pada menit ke-22. Gol keunggulan sementara Bhayangkara FC dicetak oleh Moussa Sidibe. T uan rumah tertingal 0-1, berusaha menyamakan kedudukan dengan serangkaian serangan dari berbagai lini,...

Play Off Leg ke-1 Liga Champions 2025-2026: Galatasaray Menekuk Juventus

  MENJUAL HARAPAN - Galatasaray versus Juventus pada play-off putaran pertama dari dua putaran berlangsung tereselenggara di Stadion Ali Sami Yen, Rabu dini hari WIB (18/2/2026). D uel Galatasaray versus Juventus terjadi drama tujuh gol, dimana Galatasaray unggul lebih dahulu pada menit ke-15 yang dicetak oleh Gabriel Sara. N amun, satu menit kemudian (16’), Juventus Teun Koopmeiners  berhasil menyamakan gol dengan membobol gawang kiper Galatasaray, sehingga kedudukan sama 1-1. S elanjutnya, tidak lama dari menyamakan gol, Juventus kembali menggetarkan gawang kiper Galatasaray pada menit ke-32 lewat tendangan Teun Koopmeiners . J uventus unggul lebih dahulu dengan skor gol 2-1 dari Galatasaray hingga pertandingan babak pertama jeda. U sai jeda, kedua tim kembali lanjutkan pertandingannya, Galatasaray yang sudah tertinggal, berusaha bangkit dengan langsung tancap gas di awal-awal babak kedua, dan jalannya babak kedua dua menit (49’) Galatasaray berhasil menyamakan gol menjadi ...

Betis Ditahan Rayo, Osasuna Kalahkan Madrid

MENJUAL HARAPAN -  Liga spanyol musim 2025-2026 memasuki pekan ke-25, dan pada pekan ke-25 ini Betis menjamu Rayo berlangsung digelar di Stadion La Cartuja, Sabtu (21/2/2026). Betis berhasil ciptakan gol pada menit ke-16 babak pertama oleh Cedric Bakambu, namun gol balasan terjadi dari Raya pada menit ke-42 yang dicetak oleh Isi Palazon. Kedudukan 1-1 hingg turun minum, dan berlanjut ke babak kedua kedua tim saling memberi tekanan ke pertahanan lawannya kendati tidak menghasilkan gol kembali hingga pertandingan berakhir. Hasil berbagi poin ini, Betis berada di urutan ke-5 dengan mengoleksi 42 poin, Rayo sendiri berada di urutan ke-14 dengan 24 poin klasemen LaLiga musim 2025-2026 pekan ke-25. Sementara pada pertandingan lainnya, Osasuna versus Madrid berlangsung digelar di Stadion El Sadar, Pamplona, Minggu dini hari WIB (22/2/2026). Osasuna berhasil kalahkan tim papan atas Madrid dengan skor gol 2-1. Gol pertama tuan rumah Osasuna dicetak oleh Ante Budmir menit ke-38 melalui tenda...