MENJUAL HARAPAN - Italia harus menelan pil pahit di Zenica. Stadion Bilino Polje menjadi saksi bagaimana mimpi Azzurri untuk tampil di Piala Dunia 2026 runtuh di ujung jalan.Bosnia-Herzegovina Vs Italia (foto hasil tangkapan layar dari bola.net)
Sejak menit awal, Italia tampil percaya diri. Gol yang mereka cetak lebih dulu seakan membuka jalan menuju Amerika Serikat, tuan rumah Piala Dunia. Namun, sepak bola selalu punya cara untuk menulis drama. Bosnia-Herzegovina, didukung sorakan penuh semangat dari publik tuan rumah, tak pernah menyerah. Menit ke-79 menjadi titik balik: sebuah gol balasan yang membuat atmosfer stadion bergemuruh, sekaligus mengirim Italia ke jurang kecemasan.
Pertandingan berlanjut ke perpanjangan waktu, tensi semakin meninggi, tetapi skor tetap tak bergeser dari 1-1. Maka, adu penalti pun menjadi panggung terakhir. Di sinilah tragedi itu benar-benar terjadi. Bosnia mengeksekusi dengan dingin, sementara Italia justru goyah. Hasil akhir 4-1 di babak tos-tosan memastikan Bosnia melangkah ke Piala Dunia, sementara Italia harus menerima kenyataan pahit: absen dari pesta sepak bola terbesar dunia.
Baca juga: Inggiris Ditaklukkan Jepang Pada Laga Bertajuk FIFA Matchday
Bagi Italia, ini bukan sekadar kekalahan. Ini luka sejarah. Tim yang pernah empat kali mengangkat trofi Piala Dunia kini kembali tersingkir di babak kualifikasi, sebuah ironi yang akan lama dikenang.
Sementara Bosnia-Herzegovina, dengan kemenangan dramatis ini, menulis bab baru dalam perjalanan sepak bola mereka—sebuah kisah tentang keberanian, keyakinan, dan mimpi yang akhirnya menjadi nyata. (*S_267)
Komentar