Langsung ke konten utama

BREAKING ECONOMY: Gebrakan Fiskal dan Reformasi Moneter 2026

Ilustrasi tangkapan layar dari https://geotimes.id/

MENJUAL HARAPAN – Dinamika ekonomi nasional pekan ini diwarnai oleh tiga isu fundamental: pelantikan pimpinan baru Bank Indonesia, pembersihan besar-besaran di tubuh Bea Cukai, hingga "pemangkasan ekstrem" dana transfer ke daerah dalam APBN 2026.

Thomas Djiwandono Resmi Jabat Deputi Gubernur BI, Fokus Harmonisasi Kebijakan

Rapat Paripurna ke-12 DPR RI hari ini resmi mengesahkan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), menggantikan Juda Agung yang mengundurkan diri. Dalam pernyataan perdananya, Thomas menegaskan komitmen untuk menjaga independensi bank sentral sebagai pilar stabilitas moneter.

Meski belum merinci target kuantitatif, Thomas menekankan urgensi penyelarasan kebijakan fiskal dan moneter. Langkah ini dinilai krusial untuk menjaga momentum pertumbuhan di tengah ketidakpastian global. Thomas dipandang sebagai jembatan strategis antara kebijakan moneter BI dan arah fiskal pemerintah ke depan.

Baca juga: DPR Sahkan Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI

'Shock Therapy' di Bea Cukai: Menkeu Purbaya Copot Pejabat Pelabuhan

Menteri Keuangan Purbaya melakukan langkah radikal dengan menginstruksikan rotasi besar-besaran di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Evaluasi integritas ini menyasar level eselon bawah hingga Kepala Kantor Wilayah, khususnya di lima pelabuhan utama Indonesia. 

"Ini adalah bentuk evaluasi menyeluruh. Sebagian pejabat bahkan sudah kami rumahkan," ujar Purbaya.

Selain perombakan personel, Kemenkeu kini membidik perusahaan-perusahaan "hantu" yang tidak memiliki profil bisnis jelas. Langkah ini diambil untuk menutup celah praktik menyimpang dan pungutan liar yang selama ini menggerogoti penerimaan negara di sektor kepabeanan.

Anggaran DBH Dipangkas 69,5%, Menkeu: "Jangan Hanya Endapkan Dana di Bank"

Kebijakan paling mengejutkan datang dari pos Transfer ke Daerah (TKD). Pemerintah memutuskan memangkas drastis Dana Bagi Hasil (DBH) hingga 69,5% dalam APBN 2026. Menkeu Purbaya menyebutkan bahwa lambatnya penyerapan anggaran di level daerah menjadi alasan utama.

Perbandingan Pagu Anggaran (Triliun Rupiah):

Pos Anggaran

Pagu 2025

Pagu 2026

Penurunan

Dana Bagi Hasil (DBH)

Rp 192,2

Rp 58,5

-69,5%

DBH Pajak

Rp 77,3

Rp 26,8

-65,2%

DBH Sumber Daya Alam

Rp 85,9

Rp 30,9

-64,0%

Dana Alokasi Khusus (DAK)

Rp 185,2

Rp 154,3

-16,6%

Total Transfer Ke Daerah

Rp 919,8

Rp 693,0

-24,6%

Menkeu menegaskan bahwa alokasi besar menjadi sia-sia jika dana tersebut hanya mengendap di perbankan tanpa memberi dampak pada pembangunan lokal. Namun, pemerintah tetap membuka ruang penambahan anggaran jika pemerintah daerah mampu membuktikan perbaikan tata kelola belanja secara signifikan.

Analisis Singkat

Langkah Menkeu Purbaya menunjukkan sikap hawkish terhadap efisiensi anggaran daerah, sementara penunjukan Thomas Djiwandono diharapkan mampu menjaga stabilitas nilai tukar melalui koordinasi yang lebih erat dengan pemerintah. (**)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Skor Gol Perempat Final Betis Vs Braga 2-4, Braga Melenggang ke Semifinal Liga Eropa

  MENJUAL HARAPAN - SC Braga melaju ke babak semifinal Europa League atau Liga Eropa musim 2025-2026 usai bantai tuan urmah Real Betis dengan skor gol 4-2. B ertanding di Sevilla , JUmat dini hari WIB (17/4/2026), sesungguhnya tuan rumah Real betis unggul lebih dahulu 2-0 pada menit ke-13 dan 26 yang berturut-turut dicetak oleh Antony dan Abde Ezzalzouli. N amun, dengan taktik dan serangannya ke pertahanan Betis, pada menit ke-38 Pau Victor berhasil menjaringkan bola ke gawang kiper Betis, sehingga kedudukan menjadi 1-2. D uel kedua tim dengan intensitas tinggi, dan bahkan tuan rumah Betis mendominasi penguasaan bola. K edudukan 2-1 untuk keunggulan sementara Betis ini hingga tirun minum. Baca juga:  Bayern Muenchen ke Semifinal Usai Tumbangkan Real Madrid U sai jeda, kedua kesebelasan dengan ambisi memenangkan tiket ke semifinal Liga Eropa ini, pertandingan makin sengit, utamanya Real Betis yang unggul sementara terus meningkatkan akselerasi serangannya ke pertahanan lawan....

Persijap Menjauh Area Zona Degradasi Usai Taklukkan PSBS Biak

MENJUAL HARAPAN - Persijap Jepara berhasil taklukkan lawannya PSBS Biak dalam laga BRI Super League 2025-2026 pekan ke-26 yang berlangsung digelar di Stadion Gelora Bumi Kartini , Jepara , Jumat (24/4/2026). Dua gol diraih Persijap Jepara pada menit ke-20 lewat  tusukan tendangan Borja Herrera pada menit ke-20, dan Franca di menit ke-67. P ada laga ini, Persijap Jepara, memang secara statistik relatif mendominasi penguasaan bola sejak babak pertama dan babak kedua. D uel-duel pemain, tak bisa terhindar dalam memperebutkan kemenangan pertandingan pekan ini. P ersijap Jepara terus menekan dengan serangan-serangannya dari berbagai lini. B egitu juga dengan PSBS Biak, sesekali memberi ancaman ke gawang kiper Persijap Jepara. PSBS Biak sejak kebobolan di babak pertama, berusaha menekan untuk menyamakan kedudukan, namun hadangan para pemain tuan rumah membuat serangannya gagal menghasilkan gol. D alam babak kedua, tuan rumah Persijap Jepara, memiliki animo yang kuat setelah memiliki ...

Dua Papan Atas Bayern Muenchen Vs VfB, Bayern Makin Kokoh di Klasemen

MENJUAL HARAPAN - Stadion Allianz Arena , Munchen kembali jadi saksi bisu kekokohan tim Bayern Muenche. Pada pekan ke-30, Bayern menjamu tim VfB yang juga berada di papan atas. Minggu dini hari WIB (19/4/2026), Bayern Muenchen menghancurkan harapan lawannya VfB dengan skor gol 4-2. Memang, tuan rumah Bayern Muenchen pada babak pertama kecolonongan lebih dahulu gawang kipernya kebobolan lewat tendangan pemain VfB Chris Fuhrich . Namun, pada menit ke-31 Bayern Muenchen berhasil menyamakannya. Gol balasan tuan rumah dicetak oleh Raphael Guerreiro , kemudian dua menit berikutnya, yaitu menit ke-33 Nicolas Jackson menambah untuk keunggulan Bayern Muenchen menjadi 2-1. Baca juga:  Freiburg Raih Kemenangan Lawan Heidenheim Belum selang lama dari gol kedua tuan rumah, menit ke-37 serangan Bayern Muenchen kembali membobol gawang kiper VfB melalui tendangan Alphonso Davies , sehingga kedudukan menjadi 3-1 hingga turun minum. Usai jeda, dan memasuki babak kedua, keduanya sama-sama ngotot un...