Langsung ke konten utama

Sembilan Gol Duel Fulham Vs Man City

 

MENJUAL HARAPAN Tuan rumah Fulham dengan kecewa harus mengakui ketangguhan Manchester City saat menjamunya di pekan ke-14 Liga Inggris yang berlangsung digelar di Craven Cottage, Rabu dini hari WIB (3/12/2025).

Duel Fulham kontra Manchester City terjadi hujan gol hingga sembilan gol, empat gol milik Fulham, dan lima gol milik Man City.

Fulham pada babak pertama sudah kebobolan tiga gol, sementara Fulham sendiri membobol satu gol.

Empat gol terjadi di babak pertama, Manchester City unggul tiga gol yang berturut-turut dicetak oleh Erling Haaland pada menit ke-17, Tijjani Reijnders menit ke-37, dan Phil Foden menit ke-44, sementara Fulham memperkecil ketertinggalannya di babak pertama cetak pada menit ke-45+2 lewat tendangan Emile Smith Rawe.

Pada babak kedua baru berjalan tiga menit (48’), Fulham kembali kebobolan gawang kipernya. Gol keempat Man City ini dicetak oleh Phil Foden. Berikutnya, di menit ke-54 Manchester City kembali nambah keunggulannya atas gol bunuh diri (GBD) pemain Fulham, Sander Berge.

Fulham tertingal 1-5, tampak berusaha memperkecil ketertinggalannya dengan aksi-aksi serangannya dari berbagai lini ke pertahanan man City, dan pada menit ke-57 lewat tendangan Alex Iwobi menggetarkan gawang kiper Man City, sehingga posisi gol menjadi 2-5.

Optimalisasi waktu pertandingan terus dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh para pemain Fulham untuk mengejar ketertinggalannya dengan strategi-taktik serangan yang massif ke pertahanan manchester City, dan pada menit ke-72 dan 78, Samuel Chukwueze berhasil sumbangkan dua gol untuk Fulham, sehingga kedudukan menjadi 4-5.

Pertandingan di sisa waktu normal makin sengit saling menekan pertahanan lawannya dengan serangan-serangan yang diperagakan kedua tim ini, namun hingga pertandingan berakhir tidak ada lagi gol yang terjadi.

Fulham kalah dari Man Ccity dengan skor gol 4-5, dan kini Fulham berada di posisi ke-15 dengan ngantongi 17 poin, sementara Man City berada di urutan ke-2 dengan ngantongi 28 poin klasemen sementara Premier League 2025-2026 pekan ke-14.(S_267)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tatap Pemilu 2029, PDIP Perluas Struktur Rakernas Jadi 7 Komisi

  Foto dok. DPP PDI Perjuangan JAKARTA , MENJUAL HARAPAN   – Bertepatan dengan peringatan HUT ke-53, PDI Perjuangan resmi membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I tahun 2026 di Beach City International Stadium (BCIS), Ancol, Jakarta Utara. Rakernas kali ini tampil beda dengan membawa format organisasi yang lebih gemuk dan substansial dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengungkapkan bahwa forum tertinggi partai ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum krusial untuk melakukan evaluasi total melalui kritik dan otokritik. Hal ini dilakukan guna mempertajam arah perjuangan partai dalam menjawab berbagai persoalan bangsa yang kian kompleks. Fokus pada Persoalan Rakyat Langkah nyata dari penguatan struktur ini terlihat dari pembentukan **tujuh komisi kerja**, melonjak signifikan dari format sebelumnya yang biasanya hanya terdiri dari tiga komisi utama. “Penambahan komisi ini adalah bukti bahwa partai menaruh skala priori...

Populisme Fiskal Vs Rasionalitas Teknis: Pelajaran dari Jawa Barat

Gedung Satu (Foto hasil tangkapan layar dari  https://koran.pikiran-rakyat.com ) K risis fiskal Jawa Barat akibat gaya kepemimpinan populis menunjukkan pentingnya keseimbangan antara populisme dan teknokratisme . P opulisme memberi legitimasi politik , dan kedekatan dengan rakyat, sementara teknokratisme menjaga rasionalitas, akuntabilitas, dan keberlanjutan kebijakan. Tanpa sintesis keduanya, populisme berisiko jatuh pada janji berlebihan tanpa realisasi, sedangkan teknokratisme murni bisa kehilangan dukungan rakyat. Kepala daerah idealnya merangkul rakyat sekaligus disiplin fiskal agar kebijakan tetap populer, efektif, dan berkelanjutan. Oleh: Silahudin Dosen FISIP Universitas Nurtanio Bandung   MENJUAL HARAPAN - KEGAGALAN Pemerintah Provinsi Jawa Barat membayar kontraktor sebesar Rp 621 miliar pada akhir tahun anggaran 2025, bukan sekadar angka di neraca keuangan. Hal ini, cermin besar yang memperlihatkan bagaimana gaya kepemimpinan populis, meski mampu membangun kedekatan ...

PEMBAJAKAN KEDAULATAN

Serangan AS ke Venezuela (Foto hasil tangkapan layar dari https://www.kbknews.id/) MENJUAL HARAPAN - Sejarah hubungan internasional , baru saja mencatat tinta hitam yang paling kelam di awal tahun 2026. Tindakan pemerintahan Donald Trump yang menginstruksikan operasi militer untuk menangkap kepala negara berdaulat di tanahnya sendiri , bukan lagi sekadar kebijakan luar negeri yang keras, melainkan sebuah anarkisme global. Apa yang terjadi di Caracas bukanlah sebuah pembebasan, melainkan "pembajakan kedaulatan" secara terang-terangan yang merobek paksa Piagam PBB dan prinsip-prinsip dasar kemanusiaan. Narasi yang dibangun Washington sangatlah klasik: penegakan hukum terhadap narko-terorisme dan perlindungan hak asasi manusia. Akan tetapi, d i balik tuduhan hukum tersebut, terdapat nafsu lama untuk mengamankan cadangan minyak terbesar di dunia. Trump tidak sedang bertindak sebagai polisi dunia, melainkan sebagai eksekutor kepentingan korporasi yang menggunakan kekuatan militer ...