MENJUAL HARAPAN - Persebaya Surabaya mengawali pekan ke-31 BRI Super League 2025-2026 dengan pesta gol yang membuat Stadion Bung Tomo bergemuruh.
Empat gol tanpa balas ke gawang PSBS Biak bukan hanya menegaskan dominasi Bajol Ijo, tetapi juga menjadi palu godam yang memastikan PSBS Biak terdegradasi dari kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Babak pertama berjalan tanpa gol, meski Persebaya sudah menguasai jalannya permainan.
Baru setelah turun minum, badai hijau Surabaya benar-benar meledak. Milos Rackovic membuka keran gol di menit ke-54, dan kembali membobol gawang kiper PSBS Biak di menit ke-68. lalu Francisco Rivera menambah tiga gol beruntun di menit ke-76, dan 82.
Empat gol yang lahir dari kombinasi serangan cepat dan eksekusi klinis membuat PSBS Biak tak berdaya, seolah hanya bisa menonton Persebaya berpesta di hadapan publik sendiri.
Dengan kemenangan ini, Persebaya mantap di posisi kelima klasemen dengan 51 poin, menjaga asa untuk menembus zona Asia.
Sebaliknya, PSBS Biak harus menerima kenyataan pahit: posisi juru kunci dan kepastian turun kasta. Musim debut mereka di BRI Super League berakhir dengan catatan getir, menjadi pelajaran keras betapa kompetisi papan atas menuntut konsistensi dan kualitas yang tak bisa ditawar.
Kisah ini menegaskan dua wajah sepak bola: euforia kemenangan bagi Persebaya, dan air mata degradasi bagi PSBS Biak. (S_267)
Baca juga:
Hasil Liga Inggris, Skol Gol Leeds Vs Burnley 3-1
Pisa Dipastikan Terdegradasi dari Serie A Usai Kalah Lawan Lecce
PSIM Yogyakarta Derita Kekalahan Vs Persita
Persib Kembali Memuncaki Klasemen Usai Taklukkan Tuan Rumah Bhayangkara FC
Atletico Madrid Berhasil Menyamakan Skor Gol Lawan Arsenal
Dramatis di Semifinal Liga Champions: PSG Vs Bayern Hujan Gol
Derby Jawa Timur: Arema FC Ditekuk Persebaya 0-4
Skor Gol Man United Lawan Brentford 2-1
Komentar