Langsung ke konten utama

Bundesliga 2025/202: Bayern Gunduli Hamburger




 

MENJUAL HARAPAN - Bundesliga musim 2025/2026 hampir tuntas laga pekan ketiganya. Bayern pada pekan ketiga menjamu tamunya Hamburger yang berlangsung digelar di Allianz Arena pada Sabtu WIB (13/9/2025).

Menit ketiga babak pertama, tuan rumah sudah menjebol gawang kiper Hamburger, dan gol pembuka ini dicetak oleh Senge Gnabry.

Enam menit kemudian (9’), tuan rumah kembali menambah pundi golnya yang disumbangkan oleh Aleksandar Pavlovis.

Bayern Munchen sangat mendominasi dalam pertandingan ini, sehingga serangan demi serangan kepertahanan Hamburger membawa pemain-pemain Hamburger kewalahan menghadangnya.

Sesekali, pemain Hamburger melakukan aksi serangannya ke pertahanan Bayern, walau tidak berarti apa-apa.

Babak pertama sudah memasuki pertengahan pertandingan, dan di menit ke-26 tuan rumah mendapatkan hadiah penalti. Eksekusi bola penalti dipercayakan kepada Harry Kane, dan dia berhasil mengesekusinya ke gawang kiper Hamburger.

Kedudukan menjadi 3-0, dan setelah tendangan penalti tersebut, tiga menit (‘29 kemudian, Bayern Munchen menambah golnya yang dicetka oleh Luis Diaz, sehingga menjadi 4-0.

Tertinggal jauh, para pemain Hamburger berusaha menekan pertahanan tuan rumah, namun aski-aksi tekanannya ke pertahanan Bayern tidak menghasilkan buah gol, hingga pertandingan turun minum.

Usai turun minum, para pemain kedua tim kembali ke lapangan, dan tuan rumah sudah memiliki modal kemenangan 4-0 atas Hamburger, tampak tidak mengendorkan permainannya, kendati sedikit agak mengendor. Sementara Hamburger berusaha bangkit dengan merancang bangun serangannya dari berbagai lina, namun begitu kokohnya dan disiplin para pemain Bayern, membuat aksi-aksi serangan pemain Hamburger tidak berdaya untuk menerobos ke gawang Bayern.

Jalannya babak kedua memasuki menit ke-62, justru Hamburger kembali gawang kipernya terkoyak. Gol kelima Bayern Munchen dicetak oleh Harry Kane.

Tampak gol kelima keunggulan tuan rumah bayern Munchen ini, menjadi gol terakhir pada pertandingan ini hingga selesai.

Kemengan besar dan poin penuh Bayern Munchen, tampak memperkokoh posisinya di puncak klasemen sementara Bundesliga musim 2025/2026 dengan 9 poin.

Sementara Hamburger dari tiga kali main ini berada di posisi ke-17 dengan 1 poin.

Rekap lima besar klasemen sementara pekan ketiga Bundesliga musim 2025/2026

Klub

T

M

S

K

GM

GK

SG

Poin

1. Bayern

3

3

0

0

14

2

12

9

2. Dortmund

3

2

1

0

8

3

5

7

3. Koln

3

2

1

0

8

4

4

7

4. Elntracht Fran

3

2

0

1

8

5

3

6

5. Hoffenheim

3

2

0

1

7

6

1

6

 (S_267)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PEMBAJAKAN KEDAULATAN

Serangan AS ke Venezuela (Foto hasil tangkapan layar dari https://www.kbknews.id/) MENJUAL HARAPAN - Sejarah hubungan internasional , baru saja mencatat tinta hitam yang paling kelam di awal tahun 2026. Tindakan pemerintahan Donald Trump yang menginstruksikan operasi militer untuk menangkap kepala negara berdaulat di tanahnya sendiri , bukan lagi sekadar kebijakan luar negeri yang keras, melainkan sebuah anarkisme global. Apa yang terjadi di Caracas bukanlah sebuah pembebasan, melainkan "pembajakan kedaulatan" secara terang-terangan yang merobek paksa Piagam PBB dan prinsip-prinsip dasar kemanusiaan. Narasi yang dibangun Washington sangatlah klasik: penegakan hukum terhadap narko-terorisme dan perlindungan hak asasi manusia. Akan tetapi, d i balik tuduhan hukum tersebut, terdapat nafsu lama untuk mengamankan cadangan minyak terbesar di dunia. Trump tidak sedang bertindak sebagai polisi dunia, melainkan sebagai eksekutor kepentingan korporasi yang menggunakan kekuatan militer ...

Populisme Fiskal Vs Rasionalitas Teknis: Pelajaran dari Jawa Barat

Gedung Satu (Foto hasil tangkapan layar dari  https://koran.pikiran-rakyat.com ) K risis fiskal Jawa Barat akibat gaya kepemimpinan populis menunjukkan pentingnya keseimbangan antara populisme dan teknokratisme . P opulisme memberi legitimasi politik , dan kedekatan dengan rakyat, sementara teknokratisme menjaga rasionalitas, akuntabilitas, dan keberlanjutan kebijakan. Tanpa sintesis keduanya, populisme berisiko jatuh pada janji berlebihan tanpa realisasi, sedangkan teknokratisme murni bisa kehilangan dukungan rakyat. Kepala daerah idealnya merangkul rakyat sekaligus disiplin fiskal agar kebijakan tetap populer, efektif, dan berkelanjutan. Oleh: Silahudin Dosen FISIP Universitas Nurtanio Bandung   MENJUAL HARAPAN - KEGAGALAN Pemerintah Provinsi Jawa Barat membayar kontraktor sebesar Rp 621 miliar pada akhir tahun anggaran 2025, bukan sekadar angka di neraca keuangan. Hal ini, cermin besar yang memperlihatkan bagaimana gaya kepemimpinan populis, meski mampu membangun kedekatan ...

Tatap Pemilu 2029, PDIP Perluas Struktur Rakernas Jadi 7 Komisi

  Foto dok. DPP PDI Perjuangan JAKARTA , MENJUAL HARAPAN   – Bertepatan dengan peringatan HUT ke-53, PDI Perjuangan resmi membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I tahun 2026 di Beach City International Stadium (BCIS), Ancol, Jakarta Utara. Rakernas kali ini tampil beda dengan membawa format organisasi yang lebih gemuk dan substansial dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengungkapkan bahwa forum tertinggi partai ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum krusial untuk melakukan evaluasi total melalui kritik dan otokritik. Hal ini dilakukan guna mempertajam arah perjuangan partai dalam menjawab berbagai persoalan bangsa yang kian kompleks. Fokus pada Persoalan Rakyat Langkah nyata dari penguatan struktur ini terlihat dari pembentukan **tujuh komisi kerja**, melonjak signifikan dari format sebelumnya yang biasanya hanya terdiri dari tiga komisi utama. “Penambahan komisi ini adalah bukti bahwa partai menaruh skala priori...