Langsung ke konten utama

Liga Champions UEFA: Pupus Sudah Mimpi Remontada Madrid Hancur, Arsenal Melenggang ke Semifinal


MENJUAL HARAPAN – Pupus sudah harapan Real Madrid untuk melakukan remontada di leg kedua perempat final Liga Champions UEFA.

Bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadion Santiago Bernabéu pada Kamis din hari WIB (17/4/2025), Los Blancos harus mengakui keunggulan Arsenal dengan skor tipis 1-2.

Dua gol Arsenal dicetak pada menit ke-65 oleh Bukayo, dan menit ke-90+3 oleh Gabriel Martinelli. Sedangkan satu gol Madrid menit ke-67 lewat tendangan Vinicius Junior.

Hasil ini memastikan langkah The Gunners – sebutan untuk tim Arsenal ke babak semifinal dengan agregat meyakinkan 5-1.

Jalannya pertandingan sejak babak pertama hingga akhir berjalan sengit.

Madrid yang tertinggal agregat 0-3 dari leg pertama di London langsung mengambil inisiatif serangan. Akan tetapi, solidnya pertahanan Arsenal mampu meredam setiap ancaman yang datang.

Bahkan, Arsenal mendapatkan peluang emas melalui tendangan penalti di menit ke-11, sayang eksekusi Bukayo Saka berhasil digagalkan oleh kiper Madrid, Thibaut Courtois.

Madrid juga sempat mendapatkan hadiah penalti di babak pertama, namun setelah tinjauan VAR, keputusan wasit dibatalkan. Babak pertama pun berakhir tanpa gol.

Pada babak kedua, kebuntuan akhirnya pecah di menit ke-65. Bukayo Saka berhasil membayar kesalahannya di awal laga dengan mencetak gol pembuka untuk Arsenal.

Keunggulan tim tamu tidak bertahan lama. Dua menit berselang, Vinicius Junior berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Ketika pertandingan tampak akan berakhir imbang, Arsenal kembali menunjukkan mentalitas baja mereka.

Di waktu tambahan atau injury time, Gabriel Martinelli berhasil mencetak gol kemenangan bagi The Gunners, sekaligus memastikan tiket semifinal Liga Champions UEFA 2024-2025.

Kemenangan 2-1 di kandang Madrid ini, mengantarkan Arsenal ke semifinal untuk pertama kalinya sejak musim 2008/2009. Mereka akan menantang Paris Saint-Germain di babak selanjutnya.

Sementara itu, bagi Real Madrid, kekalahan ini mengakhiri perjalanan mereka di Liga Champions UEFA musim ini, sekaligus memupus harapan untuk meraih gelar ke-16 mereka.

Dengan tersingkirnya Real Madrid, persaingan di Liga Champions musim ini semakin menarik. Arsenal akan menjadi salah satu kuda hitam yang patut diwaspadai di babak semifinal. **

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hegemoni Ekologis

Oleh Silahudin MENJUAL HARAPAN -  RETORITKA pembangunan berkelanjutan, dan jargon hijau tampak kian populer di ruang-ruang kebijakan, akan tetapi, di balik itu juga tersembunyi satu paradoks besar, yaitu alam terus mengalami kerusakan struktural, walau keberlanjutannya digembar-gemborkan.  Pergulatan hidup kita, dalam realitasnya dikonstruksi oleh bahasa, dan narasi yang seolah peduli terhadap lingkungan, namun, secara praksis terus-menerus melegitimasi eksploitasi. Pada titik simpul inilah, letak hegemoni ekologis, bukan hanya dominasi atas alam, tetapi juga dominasi atas cara berpikir tentang alam. Memang, hegemonis ekologis bekerja secara halus melalui wacana yang kita anggap netral, seperti istilah "pemanfaatan sumber daya", "optimalisasi kawasan", atau "efisiensi energi", dan lain sejenisnya. Dalam tataran kerangka tersebut, alam dikonstruksi sebagai objek pasif yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan manusia. Kepentingan ekonomi diselubungi bahasa sa...

Ulasan Matchday Keenam Liga Eropa 2025/2026

MENJUAL HARAPAN - PEKAN keenam Liga Eropa musim 2025/2026 menutup babak penyisihan grup dengan drama yang tak kalah dari panggung utama Liga Champions. Malam penuh intensitas itu menghadirkan kejutan, kepastian, dan tragedi bagi tim-tim yang gagal memanfaatkan momentum terakhir. Dari Glasgow hingga Lyon, dari Porto hingga Basel, setiap stadion menjadi panggung cerita yang akan dikenang sepanjang musim. Celtic Park yang biasanya bergemuruh justru menjadi saksi bisu keperkasaan AS Roma. Tim Serigala Ibukota tampil dingin dan klinis, menggilas Celtic dengan skor telak 0-3. Roma menunjukkan kedewasaan taktik, seakan ingin menegaskan bahwa mereka bukan sekadar penggembira di kompetisi ini. Celtic, yang sempat berharap pada dukungan publik Skotlandia, justru terlihat kehilangan arah sejak menit awal. Di Bucharest, drama sesungguhnya terjadi. FCSB menjamu Feyenoord dalam duel yang berakhir dengan skor gila: 4-3. Pertandingan ini layak disebut sebagai pesta gol yang penuh emosi. FCSB, dengan d...

Pekan ke-19 Premier League: Chelsea Vs Bournemouth, West Ham Lawan Brighton, dan MU Vs Wolves, Hasilnya Imbang

  MENJUAL HARAPAN - Pekan ke-19 Premier League atau Liga Inggris musim 2025-2026 menyuguhkan pertandingan lanjutan di antaranya Chelsea berhadapan dengan Bourneout, Manchester United versus Wolves, dan West Ham lawan Brighton. Chelsea Vs Bournemouth T uan rumah Chelsea kontra Bournemouth berakhir imbang dengan skor gol akhir 2-2. B ertanding langsung digelar di di Stadion Stamford Bridge, London,  Rabu dini hari WIB   (31/12/2025) , tuan rumah Chelsea kebobolah lebih dahulu di menit ke-6, dimana David Brooks menggetarkan gawang kiper Chelsea. S embilan menit kemudian (15’), Chelsea berhasil membalasnya lewat tendangan penalti Cole Palmer, sehingga kedudkan menjadi 1-1. D uel babak pertama kedua tim ini sungguh sangat menengangkan, adu serang tiada henti mengancam pertahanan dan gawang kiper maisng-masing. A ksi serangan terus terujadid, utamanya tuan yang tidak mau kehilangan poin, terus menekan, sehingga pada menit ke-23, Enzo Fernandez berhasil mencetak gol ke gawang ki...