Langsung ke konten utama

Inter Milan Tersungkur di Norwegia, Newcastle Menggila di Azerbaijan

 

MENJUAL HARAPAN - Play-off leg pertama Liga Champions 2025-2026 kembali menghadirkan kejutan besar. Di markas Bodo/Glimt, Inter Milan harus menelan kekalahan pahit dengan skor 1-3. Sementara itu, di Azerbaijan, Qarabag tak kuasa menahan gempuran Newcastle United yang tampil luar biasa dengan kemenangan telak 6-1.

Di Aspmyra Stadion, atmosfer dingin Norwegia justru membakar semangat tuan rumah Bodo/Glimt. Mereka tampil penuh percaya diri sejak awal laga. Sondre Brunstad Fet membuka keunggulan pada menit ke-20, membuat Inter Milan tertekan. Meski Francesco Pio Esposito sempat menyamakan kedudukan di menit ke-30, dominasi Bodo/Glimt tak terbendung.

Babak kedua menjadi panggung bagi Jens Pethe Hauge dan Kasper Hogh. Dua gol beruntun pada menit ke-61 dan 64 membuat Inter Milan benar-benar tak berdaya. Pertahanan Nerazzurri terlihat rapuh, sementara serangan mereka kehilangan ketajaman. Kekalahan ini jelas menjadi beban berat bagi Inter yang harus membalikkan defisit dua gol di leg kedua.

Bagi Bodo/Glimt, kemenangan ini bukan sekadar hasil, melainkan bukti bahwa mereka mampu bersaing di level tertinggi Eropa. Dengan bekal tiga gol, peluang mereka untuk lolos ke babak 16 besar terbuka lebar. Dukungan publik Norwegia pun semakin menambah keyakinan bahwa sejarah baru bisa tercipta.

Baca juga: Drama Play-off Liga Champions: Brugge vs Atletico, Olympiakos vs Leverkusen

Sementara itu, di Baku, Newcastle United tampil menggila. Anthony Gordon menjadi bintang dengan torehan empat gol, termasuk dua eksekusi penalti yang dingin pada menit ke-32 dan 45+1. Ia juga mencetak gol cepat di menit ke-3 dan satu lagi di menit ke-33. Penampilan Gordon seakan menegaskan statusnya sebagai salah satu penyerang paling berbahaya di Eropa saat ini.

Tak hanya Gordon, Malick Thiaw ikut menyumbang gol di menit ke-8, sementara Jacob Morphy menutup pesta gol pada menit ke-72. Qarabag hanya mampu mencetak satu gol hiburan lewat Elvin Cafarguliyev di menit ke-54. Skor akhir 6-1 menjadi gambaran betapa timpangnya kualitas kedua tim di laga ini.

Kemenangan besar ini membuat Newcastle hampir pasti melangkah ke babak 16 besar. Dengan keunggulan lima gol, mereka hanya perlu menjaga konsistensi di leg kedua. Sebaliknya, Qarabag menghadapi misi nyaris mustahil untuk membalikkan keadaan.

Dua laga ini kembali menegaskan betapa play-off Liga Champions adalah panggung penuh drama. Inter Milan harus berjuang mati-matian untuk membalikkan defisit, sementara Newcastle sudah menapakkan satu kaki di fase berikutnya. Sepak bola Eropa memang selalu menghadirkan cerita yang tak terduga, dan leg kedua nanti akan menjadi babak penentu yang tak kalah menarik.(S_267)



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Prabowo Angkat 26 Anggota Wantimpres, Pratikno Jadi Ketua

Presiden Prabowo Subianto resmi menangkat 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Republik Indonesia pada Jumat, 2 Oktober 2026 di Istana Negara, Jakarta. Foto: BPMI Setpres/Kris MENJUAL HARAPAN — Presiden Prabowo Subianto resmi mengangkat 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026). Dalam susunan baru tersebut, Pratikno ditetapkan sebagai Ketua merangkap anggota, Muhammad Hatta Rajasa sebagai Wakil Ketua merangkap anggota, dan Muhammad Qodari sebagai Sekretaris merangkap anggota. Pengangkatan tersebut didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 107/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Keanggotaan Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia . Pelantikan 26 anggota Wantimpres itu menandai terbentuknya susunan baru lembaga yang memiliki posisi sebagai bagian dari mekanisme pemberian pertimbangan kepada Presiden dalam menjalankan pemerintahan. 26 Nama dalam Susunan Wantimpres Berdasarka...

Drama 8 Gol di Giuseppe Meazza, Inter Milan Comeback dan Libas Udinese 5-3

MENJUAL HARAPAN — Pertandingan spektakuler diwarnai hujan delapan gol tersaji pada giornata ke-4 Serie A 2026/2027 saat Inter Milan menjamu Udinese di Stadion Giuseppe Meazza, Selasa (15/9/2026) dini hari WIB. Sempat tertinggal dua gol lebih dulu, Nerazzurri berhasil bangkit dan mengunci kemenangan dramatis 5-3. Laga dimulai dengan kejutan dari tim tamu. Udinese tampil menggebrak sejak awal babak pertama dan membuat publik tuan rumah terhenyak lewat gol cepat James Abankwah pada menit ke-9. Tujuh menit berselang, giliran Jürgen Ekkelenkamp yang mengoyak jala Inter pada menit ke-16, mengubah skor menjadi 0-2 untuk keunggulan Udinese. Tersengat oleh dua gol kejutan tersebut, Inter Milan langsung merespons dengan menaikkan tempo permainan. Usaha keras anak-asuh tuan rumah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-26 lewat aksi Carlos Augusto yang memperkecil kedudukan. Gelombang serangan Inter berlanjut hingga Nicolò Barella sukses menyamakan skor menjadi 2-2 di menit ke-35. Keduduka...

Anomali Tata Kelola dan Paradoks Kebijakan: Menagih Kehadiran Negara dalam Dialektika Hukum, Agraria, dan Pendidikan

Ringkasan Esai 1.       Pendahuluan: Membingkai perdebatan hukum, agraria, dan pendidikan dalam kerangka sosiologi politik dan tata kelola pemerintahan ( good governance ). 2.       Bedah Isu 1 (RUU Perampasan Aset): Mengkritik penyelewengan barang rampasan oleh oknum aparat dan menagih transparansi digital. 3.       Bedah Isu 2 (Uji Materiil KUHAP 2025): Menganalisis potensi hegemoni Polri atas PPNS serta risiko diskresi penggeledahan tanpa izin ( due process of law ). 4.       Bedah Isu 3 (Reforma Agraria): Menganalisis efektivitas kelembagaan LPRA langsung di bawah Presiden dalam meredistribusi tanah dan menyelesaikan konflik. 5.       Bedah Isu 4 (Dekolonisasi RUU Sisdiknas): Mengulas pemikiran Bonnie Triyana mengenai pentingnya menghapus bias kolonial terhadap penganut kepercayaan. 6.       Bedah Isu 5 (KIP Kuliah & Pagu Angg...