Langsung ke konten utama

Dua Tuan Rumah Menggila di Bundesliga: Leverkusen dan Eintracht Frankfurt Gunduli Lawannya

 

MENJUAL HARAPAN - Pekan ke-22 Bundesliga musim 2025/2026 menghadirkan drama yang tak kalah seru dari panggung teater. Dua tuan rumah, Bayer Leverkusen dan Eintracht Frankfurt, tampil beringas di hadapan publik sendiri, menggunduli lawan masing-masing dengan skor telak.

Leverkusen vs St. Pauli: Hujan Gol di BayArena

BayArena menjadi saksi pesta gol Leverkusen saat menjamu St. Pauli. Pertandingan baru berjalan 13 menit, Jarell Quansah sudah membuka keran gol. Hanya semenit berselang, Patrik Schick menambah luka tamu dengan sontekan klinis.

Memasuki babak kedua, Edmond Tapsoba ikut mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-52, sebelum Ernest Poku menutup pesta dengan gol keempat di menit ke-78.

Skor akhir 4-0 membuat Leverkusen melesat ke posisi kelima klasemen dengan koleksi 39 poin. Sebaliknya, St. Pauli semakin terpuruk di zona degradasi, tertahan di peringkat ke-17 dengan 17 poin.

Baca juga: Liga Jerman: Bayern Tekuk Tuan Rumah Bremen, Hoffenheim Gunduli Freiburg

Eintracht Frankfurt vs Borussia Monchengladbach: Dominasi Tanpa Celah

Sementara itu, di Deutsche Bank Park, Eintracht Frankfurt juga tak mau kalah beringas. Nathaniel Brown membuka keunggulan pada menit ke-24, disusul gol Ayoube Amaimouni sepuluh menit kemudian.

Babak kedua menjadi panggung Ansgar Knauff yang memastikan kemenangan mutlak dengan gol di menit ke-75. Skor 3-0 menegaskan dominasi Frankfurt atas Monchengladbach. Tambahan tiga poin mengangkat Frankfurt ke posisi ketujuh dengan 31 poin, sedangkan Gladbach harus puas di peringkat ke-12 dengan 22 poin.

Kebangkitan Dua Kuda Hitam

Kemenangan telak dua tuan rumah ini bukan sekadar tambahan angka di klasemen. Leverkusen menunjukkan kedalaman skuad dengan variasi pencetak gol dari lini belakang hingga depan, menegaskan mereka masih kandidat serius perebutan tiket Eropa.

Frankfurt, di sisi lain, memperlihatkan keseimbangan antara pemain muda dan pengalaman. Gol Brown dan Amaimouni menjadi simbol regenerasi yang berjalan mulus, sementara Knauff menegaskan konsistensi lini serang.

Pekan ke-22 ini seolah menjadi panggung kebangkitan dua kuda hitam Bundesliga. Mereka bukan hanya meraih kemenangan, tetapi juga mengirim pesan keras kepada rival-rival di papan atas: jangan remehkan tuan rumah yang sedang lapar kemenangan. (*_267)



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tatang Sudrajat, Dosen USB YPKP Terpilih Jadi Ketua Umum IDoKPI

BANDUNG, MENJUAL HARAPAN  - Bandung kembali mengukir sejarah dalam dinamika keilmuan pendidikan tinggi. Sabtu 9 Mei  2026, bertempat di Politeknik STIA LAN Bandung , para dosen kebijakan publik dari 114 perguruan tinggi se Indonesia, mendeklarasikan berdirinya Ikatan Dosen Kebijakan Publik Indonesia (IDoKPI). Dalam forum itu, Dr. Tatang Sudrajat, yang pernah jadi Dekan FISIP Universitas Sangga Buana (USB) YPKP Bandung, secara aklamasi terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat IDoKPI, sekaligus sebagai formatur pengurus tahun 2026-2030.        Menurut Tatang, latar belakang terbentuknya organisasi intelektual level nasional ini berkaitan dengan tuntutan terhadap peran aktif dosen kebijakan publik dalam merespon berbagai permasalahan publik. Hal ini termasuk dalam kaitan dengan beragam kebijakan pembangunan nasional pada berbagai bidang saat ini. Kegiatan yang berlangsung dari pagi hingga sore ini, dihadiri oleh 195 dari 252 dosen anggota IDoKPI ...

Persijap Menjauh Area Zona Degradasi Usai Taklukkan PSBS Biak

MENJUAL HARAPAN - Persijap Jepara berhasil taklukkan lawannya PSBS Biak dalam laga BRI Super League 2025-2026 pekan ke-26 yang berlangsung digelar di Stadion Gelora Bumi Kartini , Jepara , Jumat (24/4/2026). Dua gol diraih Persijap Jepara pada menit ke-20 lewat  tusukan tendangan Borja Herrera pada menit ke-20, dan Franca di menit ke-67. P ada laga ini, Persijap Jepara, memang secara statistik relatif mendominasi penguasaan bola sejak babak pertama dan babak kedua. D uel-duel pemain, tak bisa terhindar dalam memperebutkan kemenangan pertandingan pekan ini. P ersijap Jepara terus menekan dengan serangan-serangannya dari berbagai lini. B egitu juga dengan PSBS Biak, sesekali memberi ancaman ke gawang kiper Persijap Jepara. PSBS Biak sejak kebobolan di babak pertama, berusaha menekan untuk menyamakan kedudukan, namun hadangan para pemain tuan rumah membuat serangannya gagal menghasilkan gol. D alam babak kedua, tuan rumah Persijap Jepara, memiliki animo yang kuat setelah memiliki ...

Semifinal Leg Kedua Liga Champions UEFA 2025/2026: Bayern Muenchen 1 – 1 Paris Saint-Germain

MENJUAL HARAPAN - Allianz Arena, Kamis dini hari WIB (7/5/2026), menjadi panggung drama penuh emosi. Bayern Muenchen dan Paris Saint-Germain saling beradu strategi dalam duel penentuan tiket ke final Liga Champions. Babak Pertama: Kejutan Cepat PSG   Pertandingan baru berjalan beberapa menit, Ousmane Dembélé memecah kebuntuan  berhasil membobol gawang kiper Bayern . Umpan terukur dari lini tengah PSG disambut dengan penyelesaian klinis, membuat publik Allianz Arena terdiam. Bayern yang tertinggal langsung meningkatkan intensitas serangan, namun kokohnya barisan pertahanan PSG membuat peluang demi peluang kandas.   Babak Kedua: Bayern Mengejar Waktu   Bayern tampil lebih agresif di paruh kedua. Serangan sayap, umpan silang, hingga tembakan jarak jauh dilancarkan, tetapi Gianluigi Donnarumma tampil gemilang di bawah mistar PSG. Waktu terus bergulir, dan seolah tiket final semakin menjauh dari genggaman Die Roten. Detik-Detik Menegangkan: Gol Kane di Ujung Laga   ...