Langsung ke konten utama

Malut United dan Persis Solo: Dua Laga, Dua Cerita

 

MENJUAL HARAPAN - Pekan ke-21 BRI Super League menghadirkan dua pertandingan penuh drama. Malut United tampil perkasa di kandang dengan kemenangan telak atas Persijap Jepara, sementara di Solo, Persis berhasil memaksakan hasil imbang dramatis melawan Madura United.

Di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Malut United menunjukkan dominasi penuh sejak menit awal. Igor Inocencio membuka pesta gol di menit ke-11, disusul Ciro Alves pada menit ke-23. Meski Persijap berusaha bangkit, serangan mereka selalu kandas. Babak kedua semakin mempertegas superioritas tuan rumah dengan tambahan gol dari Tyronne del Pino dan David da Silva, menutup laga dengan skor 4-0.

Kemenangan ini mengangkat Malut United ke posisi ke-4 klasemen dengan 40 poin, memperlihatkan konsistensi mereka sebagai salah satu tim papan atas. Sebaliknya, Persijap semakin terpuruk di zona degradasi dengan hanya 15 poin, membuat peluang bertahan di liga semakin menipis.

Sementara itu, di Stadion Manahan, Solo, Persis Solo menghadapi Madura United dalam laga yang tak kalah sengit. Madura United sempat unggul lebih dulu lewat penalti Junior Brandao di menit ke-33. Namun, Roman Paparyha menyamakan kedudukan sebelum jeda.

Babak kedua kembali menghadirkan ketegangan. Madura United unggul lagi lewat gol Mendonca di menit ke-66, membuat Persis harus bekerja keras mengejar. Hingga waktu normal berakhir, skor masih 2-1 untuk tim tamu.

Drama terjadi di masa injury time. Dusan Mijic mencetak gol penyeimbang di menit ke-90+2, membuat publik Solo bergemuruh. Skor 2-2 bertahan hingga akhir, dan kedua tim harus puas berbagi satu poin.

Hasil ini membuat Persis tetap terjebak di zona degradasi dengan 12 poin, sementara Madura United menambah satu poin untuk mengoleksi 19 poin di posisi ke-14. Kedua tim masih harus berjuang keras untuk keluar dari ancaman degradasi.

Dua laga ini memperlihatkan kontras perjalanan tim-tim peserta liga. Malut United semakin percaya diri menatap papan atas, sedangkan Persis dan Persijap harus menghadapi kenyataan pahit di dasar klasemen. Madura United pun belum sepenuhnya aman, sehingga persaingan di papan bawah semakin panas menjelang akhir musim. (S_267) 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

KPK dan Paradoks Penindakan

Oleh Silahudin Pemerhati Sosial Politik, Dosen FISIP Universitas Nurtanio Bandung SETIAP kali Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT), publik menyambutnya dengan gegap gempita. Nama pejabat publik terpampang di media, jumlah uang yang disita pun menjadi sorotan, dan masyarakat kembali berharap bahwa korupsi akan berkurang. Akan tetapi, harapan itu cepat pudar ketika OTT berikutnya terjadi lagi di lembaga berbeda, dengan pola yang sama. OTT seolah menjadi ritual penindakan yang berulang, bukan alat pencegahan yang efektif. Fenomena ini menimbulkan pertanyaan, apakah KPK telah terjebak dalam peran sebagai algojo hukum semata? Memang, penindakan penting, namun jika tidak diimbangi dengan strategi pencegahan dan perubahan perilaku birokrasi, maka KPK hanya menjadi pemadam kebakaran yang datang setelah api membakar semuanya. Korupsi terus berulang, dan OTT menjadi tontonan yang kehilangan daya cegah. Dalam satu tahun terakhir, KPK telah melakukan lebih ...

Bhayangkara FC Berhasil Kalahkan Tuan Rumah Malut United

  MENJUAL HARAPAN - Bhayangkara FC tandang ke markas Malut United, dan menciptakan kejutan mengalahkan tuan rumah dengan skor gol akhir 2-1. L aga pekan ke-19 BRI Super League musim 2025-2026 ini langsung digelar di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Minggu (31/1/2026). M alut United sebagai tim yang berada di papan atas pada duel dengan Bhayangkara FC yang berada di papan tengah, tampak kesulitan mengembangkan permainannya. S ebaliknya, Bhayangkara FC justru mendikte tuan rumah. S erangan demi serangan yang diperagakan Malut United, buntu saat berhadapan dengan hadangan para pemain Bhayangkara FC. Baca juga:  Persis Solo Tumbang di Kandang Sendiri Lawan Persib Bandung B hayangkara FC dengan taktik yang diperagakan melalui serangkaian serangannya, berhasil membobol gawang kiper Malut United pada menit ke-22. Gol keunggulan sementara Bhayangkara FC dicetak oleh Moussa Sidibe. T uan rumah tertingal 0-1, berusaha menyamakan kedudukan dengan serangkaian serangan dari berbagai lini,...

Tatap Pemilu 2029, PDIP Perluas Struktur Rakernas Jadi 7 Komisi

  Foto dok. DPP PDI Perjuangan JAKARTA , MENJUAL HARAPAN   – Bertepatan dengan peringatan HUT ke-53, PDI Perjuangan resmi membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I tahun 2026 di Beach City International Stadium (BCIS), Ancol, Jakarta Utara. Rakernas kali ini tampil beda dengan membawa format organisasi yang lebih gemuk dan substansial dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengungkapkan bahwa forum tertinggi partai ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum krusial untuk melakukan evaluasi total melalui kritik dan otokritik. Hal ini dilakukan guna mempertajam arah perjuangan partai dalam menjawab berbagai persoalan bangsa yang kian kompleks. Fokus pada Persoalan Rakyat Langkah nyata dari penguatan struktur ini terlihat dari pembentukan **tujuh komisi kerja**, melonjak signifikan dari format sebelumnya yang biasanya hanya terdiri dari tiga komisi utama. “Penambahan komisi ini adalah bukti bahwa partai menaruh skala priori...