MENJUAL HARAPAN - Pekan ke-23 La Liga musim 2025/2026 menghadirkan drama penuh emosi, kejutan, dan pertarungan sengit yang membuat para penggemar sepak bola Spanyol kembali merasakan denyut kompetisi yang tak pernah sepi cerita.
Real Madrid Menang, Valencia Terpuruk
Di Mestalla, Valencia mencoba menjual harapan kepada publiknya. Mereka tampil penuh semangat, menekan Real Madrid sejak menit awal. Namun, harapan itu akhirnya runtuh. Setelah babak pertama tanpa gol, Madrid menunjukkan kelasnya. Alvaro Carreras membuka skor di menit ke-65, dan Kyilian Mbappé menutup pesta dengan gol di masa tambahan waktu. Skor 2-0 membuat Madrid kokoh di posisi kedua klasemen dengan 57 poin, sementara Valencia harus menelan pil pahit: terperosok ke peringkat 17 dengan hanya 23 poin. Mestalla malam itu menjadi panggung kekecewaan.
Atletico Madrid Tersandung, Betis Bersinar
Di laga lain, Atletico Madrid yang biasanya garang justru takluk di hadapan Real Betis. Gol cepat Antony di menit ke-2 sudah cukup untuk memastikan kemenangan Betis. Atletico yang berusaha bangkit tak mampu menembus pertahanan rapat lawan. Hasil ini membuat Betis naik ke posisi ke-4 dengan 38 poin, sementara Atletico tetap di peringkat ke-3 dengan 45 poin. Betis seolah mengirim pesan: mereka bukan sekadar penggembira papan atas.
Bilbao Pesta Gol, Levante Makin Terbenam
San Mamés menjadi saksi pesta gol Bilbao. Gorka Gunzeta mencetak dua gol cepat, lalu Nico Serrano dan Roberto Navarro menambah koleksi. Levante sempat memberi perlawanan lewat Unai Elgezabal dan Jon Ander, tetapi tetap kalah 4-2. Dengan kemenangan ini, Bilbao naik ke posisi ke-10 dengan 28 poin. Sebaliknya, Levante semakin terjebak di zona degradasi dengan hanya 18 poin.
Sevilla vs Girona: Drama di Detik Akhir
Sevilla dan Girona berbagi poin dalam duel dramatis. Girona unggul cepat lewat Thomas Lemar di menit ke-2, tetapi Sevilla menolak menyerah. Gol Kike Salas di menit ke-90+2 membuat stadion bergemuruh. Skor 1-1 menempatkan Girona di posisi ke-12 dengan 26 poin, sementara Sevilla satu tingkat di bawah dengan 25 poin.
Real Sociedad Kokoh, Elche Tak Berdaya
Di Anoeta, Real Sociedad tampil dominan. Luka Subic dan Mikel Oyarzabal membawa Sociedad unggul cepat, meski Elche sempat memperkecil lewat Andre Silva. Namun, Orri Oskarsson memastikan kemenangan 3-1 di menit ke-89. Sociedad kini nyaman di posisi ke-8 dengan 31 poin, sedangkan Elche tertahan di peringkat ke-15 dengan 24 poin.
Getafe Permalukan Alaves
Di Vitoria-Gasteiz, Getafe mencuri kemenangan penting. Luis Vazquez membuka skor, lalu Mauro Arambam menambah lewat penalti. Alaves tak mampu membalas, dan skor akhir 2-0 membuat Getafe naik ke posisi ke-11 dengan 26 poin. Alaves harus puas di peringkat ke-14 dengan 24 poin.
Refleksi Pekan ke-23
Pekan ini memperlihatkan betapa La Liga selalu penuh kejutan. Valencia yang berjuang di zona degradasi harus menelan kenyataan pahit, Atletico Madrid tersandung, sementara Betis dan Bilbao mencuri sorotan dengan kemenangan penting. Real Madrid terus menempel di papan atas, dan Real Sociedad menjaga asa untuk tetap bersaing.
La Liga bukan sekadar soal siapa juara, tetapi juga tentang drama di setiap lapisan klasemen: dari tim yang berjuang di papan atas hingga mereka yang berusaha keluar dari jerat degradasi. Pekan ke-23 menjadi bukti bahwa di Spanyol, sepak bola adalah panggung harapan, kekecewaan, dan kejutan yang tak pernah berhenti. (*_267)

Komentar