Arsenal Menjamu Liverpool, Berakhir Tanpa Gol di Pekan ke-21 Premier League, Inilah Dinamika Klasemennya
MENJUAL HARAPAN - Arsenal pemegang puncak klasemen menjamu Liverpool di pekan ke-21 Premier League 2025-2026.
Pertandingan yang berlangsung digelar di Stadion Emirates, Jumat dini hari WIB (9/1/2026), berakhir dengan tidak ada yang kalah, alias selama 90 menit pertandingan tidak ada satu gol pun yang terjadi.
Hasil imbang tanpa gol, Arsenal tetap kokoh di puncak klasemen dengan mengantongi 49 poin, dan Liverpool menduduki posisi ke-4 dengan mengoleksi 35 poin klasemen ini.
Arsenal versus Liverpool mengakhiri pekan ke-21 Premier League 2025-2026.
Selanjutnya, inilah dinamisasi klasemen Liga Inggris pekan ke-21, tim-tim yang berada di papan atas dengan selisih gol yang tipis.
Arsenal yang memimpin klasemen dari 21 kali tanding, 15 kali meraih kemenangan, 4 kali seri, dan 2 kali alami kekalahan.
Selama 21 kali tanding, Arsenl meraih gol masuk 40 gol, kemasukan sebanyak 14 gol, dan selisih gol 26, dengan koleksi 49 poin.
Sementara, posisi kedua diduduki oleh Manchester United dari 21 kali tanding, meraih 13 kali kemenangan, 4 kali seri dan 4 kali kalah.
Manchester City selama 21 kali tanding, memasukan 45 gol, kemasukan 19 gol, dan selisih gol 26 dengan mengoleksi 43 poin.
Raihan poin yang sama dengan Manchester City, adalah Aston Villa yang berada di posisi ke-3 dari 21 kali tanidng, 13 kali menang, 4 kali seri, dan 4 kali juga kalah.
Walau Aston Villa sama dengan Manchester City dalam akumulasi poin, namun Aston Villa dalam kalah dalam memasukan gol hanya 33 kali, 24 kali kebobolan, dan selisih 9 gol.
Sedangkan, Liverpool berada dalam urutan ke-4 dengan mengoleksi 35 poin dari 21 kali tanding.
Liverpool raih kemenangan 10 kali, 5 kali imbang, dan 6 kali alami kekalahan, dengan produktivitas memasukan gol sebanyak 32 gol, kemasukan 28 gol, dan selisih 4 gol.
Brentford yang membayang-bayangi Liverpool, mengoleksi 33 poin dari 21 kali tanding.
Brentford juga meraih kemenangan sebanyak 10 kali, seri 3 kali dan 8 kali alami kekalahan. Adapun produktivitas gol, 35 kali memasukan gol, dan 28 kali kemasukan, selisih 7 gol.
Selisih poin tipis terjadi di papan tengah, dimana posisi ke-6 dan ke-7 sama mengantongi 32 poin, yaitu Newcastle dengan Manchester United.
Membedakan posisi ke-6 yang digenggam oleh Newcastle dengan posisi ke-7 Manchester United, Newcastle dalam 21 kali tanding, memenangkan 9 kali, seri 5 kali, dan 7 kali alami kekalahan, dengan diiringi produktivitas memasukan gol sebanyak 32 gol, kemasukan 27 gol, dan selisih gol sebanyak 5 gol. Sedangkan Manchester United menang 8 kali, seri 8 kali, dan 5 kali alami kekalahan, dengan produktivitas memasukan sebanyak 36 gol, dan 32 kemasukan dengan selisih 4 gol.
Di papan tengah yang makin ketat juga dalam raihan klasemen berada di urutan ke-8 hingga ke-10.
Chelsea dan Fulham sama mengoleksi 31 poin, Chelsea yang berada di posisi ke-8 dari 21 kali tanding, 8 kali raih kemenanga, 7 kali seri, dan 6 kali alami kekalahan dengan produktivitas memasukan sebanyak 34 gol, kemasukan 24 gol dan selih 10 gol. Sedangkan Fulham 9 kali menang, 4 kali seri dan 8 kali kalah, dengan produktivitas memasukan 30 gol dan kemasukan 30 gol juga.
Pada posisi ke-10, Sunderland, dari 21 kali tanidng, menang 7 kali, 9 kali seri dan 5 kali kalah. Produktivitas memasukan gol sebanyak 21 gol, dan 22 kemasukan gol, sehingga selisih minus 1 gol dengan mengantongi 30 poin.
Pertarungan yang panas juga terjadi di urutan ke-11 hingga ke-17 yang sangat dinamis dalam selisih poin. Brighton yang berada di urutan ke-11 dari 21 kali tanidng, 7 kali memenangkan pertandingan, 8 kali seri, dan 6 kali kalah. Brighton berhaisl memasuk 31 gol, sementara 28 kelasukan gol dan selisih 3 gol dengan mengantongi 29 poin.
Poin yang sama dengan Brighton adalah Everton yang berada di urutan ke-12. Everton dari 21 kali tanding, berhasil 8 kali menang, 5 kali seri, dan 8 kali kalah dengan produktivitas memasukan 23 gol, dan 25 kemasukan gol, sehingga selisih minus 2 gol.
Adapun yang selisih satu poin yang ketat juga terjadi di urutan ke-13 hingga 15 yang masing-masing diduduki oleh Crystal Palace, Tottenham dan Bournemouth.
Crystal Palace berada di urutan ke-13 dengan mengoleksi 28 poin dari 21 kali tanding. Dan menang, seri dan kalah 7 kali, dengan produktivtas memasukan gol sebanyak 22 kali, kemasukan 21 kali sehingga selisih minus 1.
Dibuntuti oleh Tottenham yang berada di urutan ke-14 dengan 27 poin, dimana 7 kali menang, 6 kali seri dan 8 kali alami kekalahan, serta produktivitas memasukan 30 gol, kemasukan 27 kali dan selisih 3 gol.
Sedangkan yang berada di urutan ke-5 Bournemouth memenangkan pertanidngan sebanyak 6 kali, 8 kali seri, dan 7 kali kalah. Produktivitas memasukan gol sebanyak 34 gol, dan 40 gol kemasukan, sehingga selisih minus 6 gol. Bournemouth mengantongi 26 poin.
Di area pertarungan lepas dari zona degradasi dengan selsih poin yang tidak banyak juga ada pada urutan ke-16 dan 17 yang diduduki oleh Leeds yang mengantongi 22 poin, dan Nottingham Forest dengan 21 poin.
Sedangkan, West Ham berada di urutan ke-18 mengantongi 14 poin, dan Burnley raih 13 poin, serta Wolves yang berada di urutan zona degradasi juga hanya mengantongi 7 poin pada klasemen Liga Inggris hingga pekan ke-21. (S_267)
Komentar