Langsung ke konten utama

Menteri Ferry: Banjir Bandang Sergap Bandung Jika KBU Terus Dirusak

Menteri Ferry: Banjir Bandang Sergap Bandung Jika KBU Terus Dirusak







Menteri Ferry: Banjir Bandang Sergap Bandung Jika KBU Terus Dirusak

NGAMPRAH, (PRLM).- Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Ferry Mursyidan Baldan memprediksi banjir bandang bisa datang ke Bandung, jika kerusakan alam terus terjadi di kawasan Bandung Utara. Untuk itu, Ferry menilai, tindakan merusak alam dapat dikategorikan perbuatan koruptif.
"Banjir bandang bisa datang ke Bandung. (Ngeri) Membayangkan jika Bandung terkena banjir bandang," ucap Ferry dalam acara pengangkatannya sebagai Anggota Kehormatan Perhimpunan Mahasiswa Pecinta Alam (PMPA) Palawa Universitas Padjadjaran, di salah satu kawasan villa, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (28/3/2015) sore.
Ferry menambahkan, perbuatan koruptif tak hanya berkaitan dengan memanipulasi keuangan negara. Akan tetapi, kata dia, perbuatan merusak keseimbangan alam juga kegiatan koruptif.
"Korupsi bukan hanya menggunakan keuangan negara. Mengambil tanah dan merusak keseimbangan alam juga koruptif," katanya.
Dengan demikian, untuk melindungi kawasan Bandung Utara dari kegiatan perusakan Ferry pun kemudian membuat film dokumentasi yang isinya bercerita untuk menakuti orang akan dampak merusak keseimbangan alam.
"Saya membuat film agar orang tahu merusak alam seperti tanah itu dampaknya mengerikan," ujarnya.
Di tempat yang sama Ferry diangkat menjadi Anggota Kehormatan PMPA Palawa Universitas Padjadjaran bersama mantan komisioner KPK Erry Riyana Hardjapamekas. Pelantikan tersebut merupakan rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-33 PMPA Palawa Unpad, selain acara Seminar dan Peluncuran Buku Speleologi dan kawasan karst, Lomba lari Manglayang Running Trail (MRT), dan Bhakti Sosial Kesehatan.
Ketua HUT 33 PMPA Palawa Unpad, Juston Pangaribuan menyatakan, pengangkatan Ferry Mursyidan Baldan dan Erry Riyana Hardjapamekas itu, tidak terlepas dari kepedulian mereka selama ini terhadap lingkungan hidup dan konservasi alam.
"Pertimbangan yang diambil tidak terlepas dari kepedulian mereka terhadap lingkungan hidup, tentunya sejalan dengan visi misi Palawa peduli pada lingkungan dan konservasi," katanya.
Dia menambahkan, pengangkatan kedua orang itu juga tidak terlepas dari mereka yang alumni Unpad. "Apalagi Kang Ferry, pernah menjabat sebagai Ketua Ikatan Alumni (IKA) Unpad. Jauh sebelum saat ini, beliau sudah hadir dalam kegiatan di Palawa Unpad," ujarnya.
Selain kedua orang itu, PMPA Palawa juga akan mengangkat Anggota Kehormatan pada 6 orang lainnya yang dinilai sudah banyak memberikan dukungan kepada kegiatan perhimpunan pecinta alam yang terkenal dengan keahlian bidang Speleologi itu.
Acara pelantikan Anggota Kehormatan itu akan dilakukan pada Sabtu (28/3/2015) di kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat yang akan dihadiri sekitar 400 anggota Palawa yang banyak tersebar baik di dalam maupun luar negeri. (Miradin Syahbana Rizky/A-88)***
sumber: Pikiran Rakyat Online

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hegemoni Ekologis

Oleh Silahudin MENJUAL HARAPAN -  RETORITKA pembangunan berkelanjutan, dan jargon hijau tampak kian populer di ruang-ruang kebijakan, akan tetapi, di balik itu juga tersembunyi satu paradoks besar, yaitu alam terus mengalami kerusakan struktural, walau keberlanjutannya digembar-gemborkan.  Pergulatan hidup kita, dalam realitasnya dikonstruksi oleh bahasa, dan narasi yang seolah peduli terhadap lingkungan, namun, secara praksis terus-menerus melegitimasi eksploitasi. Pada titik simpul inilah, letak hegemoni ekologis, bukan hanya dominasi atas alam, tetapi juga dominasi atas cara berpikir tentang alam. Memang, hegemonis ekologis bekerja secara halus melalui wacana yang kita anggap netral, seperti istilah "pemanfaatan sumber daya", "optimalisasi kawasan", atau "efisiensi energi", dan lain sejenisnya. Dalam tataran kerangka tersebut, alam dikonstruksi sebagai objek pasif yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan manusia. Kepentingan ekonomi diselubungi bahasa sa...

Ulasan Matchday Keenam Liga Eropa 2025/2026

MENJUAL HARAPAN - PEKAN keenam Liga Eropa musim 2025/2026 menutup babak penyisihan grup dengan drama yang tak kalah dari panggung utama Liga Champions. Malam penuh intensitas itu menghadirkan kejutan, kepastian, dan tragedi bagi tim-tim yang gagal memanfaatkan momentum terakhir. Dari Glasgow hingga Lyon, dari Porto hingga Basel, setiap stadion menjadi panggung cerita yang akan dikenang sepanjang musim. Celtic Park yang biasanya bergemuruh justru menjadi saksi bisu keperkasaan AS Roma. Tim Serigala Ibukota tampil dingin dan klinis, menggilas Celtic dengan skor telak 0-3. Roma menunjukkan kedewasaan taktik, seakan ingin menegaskan bahwa mereka bukan sekadar penggembira di kompetisi ini. Celtic, yang sempat berharap pada dukungan publik Skotlandia, justru terlihat kehilangan arah sejak menit awal. Di Bucharest, drama sesungguhnya terjadi. FCSB menjamu Feyenoord dalam duel yang berakhir dengan skor gila: 4-3. Pertandingan ini layak disebut sebagai pesta gol yang penuh emosi. FCSB, dengan d...

Pekan ke-19 Premier League: Chelsea Vs Bournemouth, West Ham Lawan Brighton, dan MU Vs Wolves, Hasilnya Imbang

  MENJUAL HARAPAN - Pekan ke-19 Premier League atau Liga Inggris musim 2025-2026 menyuguhkan pertandingan lanjutan di antaranya Chelsea berhadapan dengan Bourneout, Manchester United versus Wolves, dan West Ham lawan Brighton. Chelsea Vs Bournemouth T uan rumah Chelsea kontra Bournemouth berakhir imbang dengan skor gol akhir 2-2. B ertanding langsung digelar di di Stadion Stamford Bridge, London,  Rabu dini hari WIB   (31/12/2025) , tuan rumah Chelsea kebobolah lebih dahulu di menit ke-6, dimana David Brooks menggetarkan gawang kiper Chelsea. S embilan menit kemudian (15’), Chelsea berhasil membalasnya lewat tendangan penalti Cole Palmer, sehingga kedudkan menjadi 1-1. D uel babak pertama kedua tim ini sungguh sangat menengangkan, adu serang tiada henti mengancam pertahanan dan gawang kiper maisng-masing. A ksi serangan terus terujadid, utamanya tuan yang tidak mau kehilangan poin, terus menekan, sehingga pada menit ke-23, Enzo Fernandez berhasil mencetak gol ke gawang ki...